Cassano: Kali ini Benar-benar Berakhir, Terima Kasih

Rekanbola – Antonio Cassano, 36, mengumumkan pensiunnya dari sepakbola. Baru beberapa hari lalu dia mulai berlatih dengan klub Serie C Virtus Entella.

Pada Juli 2017, Cassano gabung Hellas Verona. Hanya seminggu berselang, setelah tampil dalam dua laga uji coba, dia dikabarkan pensiun karena terlalu merindukan keluarganya, tapi dia kemudian membantah.

Namun pada 24 Juli, Cassano kembali mengambil keputusan berbeda. Dia memutuskan untuk meninggalkan Verona dan mundur dari sepakbola. Dia mengaku kehilangan motivasi bermain dan lebih memprioritaskan istri serta anak-anaknya.

Meski begitu, pada 31 Juli, Cassano menyatakan kalau dia belum pensiun. Dia mencari klub yang lebih dekat dengan rumahnya, tapi menambahkan kalau dia akan pensiun jika hingga September tak mendapatkan klub.

Hingga akhir jendela transfer musim panas 2017, Cassano tak mendapatkan klub. Dia berharap masih ada peluang di jendela transfer musim dingin, tapi tetap tak menemukan klub.

September itu, dia menyatakan sudah selesai dengan sepakbola.

Pada Oktober 2018, muncul konfirmasi bahwa Cassano akan berlatih dengan Virtus Entella. Tak seperti di Verona sebelumnya, Cassano di Virtus Entella hanya untuk trial.

Setelah berlatih beberapa hari, Cassano mengumumkan pensiun dari sepakbola, dan kali ini dia sepertinya serius. Dia benar-benar mundur.

“Rekan-rekan semuanya,” bunyi pernyataan Cassano yang dirilis via reporter Pierluigi Pardo, seperti dikutip Football Italia. “Hari ini telah tiba, hari di mana kita memutuskan kalau semuanya benar-benar sudah berakhir.”

Scroll terus ke bawah.

 

Terima Kasih Dari Hati Paling Dalam

“Saya berterima kasih kepada Presiden Gozzi dan pemain-pemain Entella untuk kesempatan yang mereka berikan. Saya doakan yang terbaik buat mereka semua.”

Baca Juga:   Hansamu Optimis Indonesia Bisa Juara Bersama Milla

“Namun, dalam latihan beberapa hari terakhir, saya menyadari kalau saya tak lagi memiliki mentalitas untuk berlatih secara konsisten. Untuk bermain sepakbola, kita butuh passion serta talenta, dan yang terpenting determinasi. Saat ini, saya punya prioritas-prioritas lain.”

“Saya ingin berterima kasih kepada semua teman dan rekan yang pernah bekerja dengan saya selama ini, juga lawan-lawan, para pelatih dan para direktur (termasuk mereka yang pernah berselisih dengan saya).”

“Terpenting, saya salut kepada para fans, baik yang di pihak saya maupun pihak lawan. Tanpa mereka, takkan ada sepakbola.”

“Sepakbola sudah memberi saya banyak hal. Saya bisa bertemu orang-orang luar biasa, juara-juara hebat, dan teman-teman. Sepakbola menyelamatkan saya dari jalanan, memberi saya keluarga yang hebat, dan paling penting membuat saya begitu bahagia.”

“Hingga hari ini, setiap kali menyaksikan pertandingan, saya tetap saja terhipnotis. Ini adalah olahraga terbaik di dunia.”

“Saya tahu, andai punya kepribadian yang berbeda, saya bisa saja bermain lebih baik dan meraih lebih banyak gelar juara. Namun percayalah, saya sudah mendapatkan pengalaman-pengalaman luar biasa, dan hari ini ada hal-hal lain yang lebih penting. Keluarga saya, teman-teman, tak ada penyesalan.”

“Sekarang, babak kedua dalam kehidupan saya dimulai. Saya benar-benar ingin membuktikan, khususnya kepada diri sendiri, bahwa saya bisa melakukan hal-hal baik meski tanpa bantuan kedua kaki saya.”

“Dari hati yang paling dalam, terima kasih semuanya.”

“Antonio Cassano.”

Cassano terakhir kali memainkan laga kompetitif bersama Sampdoria pada Mei 2016.

Cassano pensiun setelah meniti karier di Bari, AS Roma, Real Madrid, AC Milan, Inter Milan, Parma dan Sampdoria. Dia mengukir 139 gol dan 91 assist dalam 515 penampilan.

Baca Juga:   RAMALAN ZODIAK PISCES 1 NOVEMBER 2017

Dia juga mengukir 10 gol dalam 39 penampilan untuk tim senior Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *