CCTV Rekaman Penusukan Siswi SMK di Bogor Diserahkan ke FBI

REKANBOLA – Ke polisian Resor Bogor Kota menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI) mengungkap kasus pembunuhan terhadap Adriana Yubelia Noven Cahya (18), siswi SMK Baranangsiang Kota Bogor. CCTV merekam kejadian pembunuhan sudah diserahkan ke badan intelejen negeri Paman Sam tersebut melalui perwakilannya di Jakarta.

Kepala Polresta Bogor Kota, Komisaris Besar Hendri Fiuser, mengatakan nantinya pihak FBI akan melakukan olah digital forensik dari rekaman CCTV itu.

Hendri menuturkan, alat yang dimiliki FBI memiliki kemampuan untuk dapat memperjelas tampilan dari sebuah video sehingga diharapkan dapat menampilkan dan mengidentifikasi wajah pelaku secara jelas.

“Kita koordinasi dengan FBI karena kita anggap mereka punya alat yang lebih komplet. Dokumen kita kirim ke sana melalui perwakilan FBI di Jakarta. Nanti mereka bawa ke Amerika, mereka lihat, bisa nggak yang blur itu jadi jelas,” ucap Hendri, di Mapolresta Bogor, Senin (4/3).

Dirinya menambahkan, butuh waktu sekitar satu bulan bagi FBI untuk dapat mendalami hasil rekaman tersebut.

Jika sudah, sambungnya, FBI akan segera mengembalikannya kepada pihak kepolisian.

“Kemarin janji sama saya satu bulan,” kata Hendri.

Sejauh ini, kata dia, polisi sudah memeriksa lebih dari 30 orang saksi dalam kasus itu.

Polisi juga masih kesulitan mengidentifikasi pelaku karena kualitas resolusi rekaman CCTV yang sangat buruk.

“Karena itu kita gandeng FBI, ya. Nanti di sana dicek digital forensik untuk identifikasi pelaku,” tutup dia.

Baca Juga:   3 Anggota TNI Gugur di Papua, Jokowi Sebut Tak Mudah Berantas KKB