Demo tagih janji Gubernur Banten, mahasiswa baku pukul dengan polisi

Rekanbola – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Banten, bentrok dengan polisi di depan gedung DPRD Provinsi Banten, Kamis (4/10). Ratusan mahasiswa tersebut memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Provinsi Banten untuk menemui Gubernur Banten Wahidin Halim.

Ratusan mahasiswa tersebut menagih janji Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi pada perayaan HUT Banten ke-18.

Berdasarkan pantauan, ratusan mahasiswa memaksa masuk untuk menemui Gubernur Banten yang tengah mengikuti rapat paripurna HUT Banten ke 18. Saat memaksa masuk, ratusan mahasiswa terlibat saling dorong dengan pihak kepolisian yang berjaga.

Tidak hanya sampai di situ, mahasiswa yang gagal masuk ke gedung DPRD Provinsi Banten, mencoba membakar ban di tengah jalan Syehnawai al-Bantani, tepat di depan gedung DPRD Provinsi Banten. Ratusan polisi yang berjaga, langsung mencoba memadamkan ban yang telah dibakar mahasiswa. Aksi saling dorong, Hingga saling pukul pun antara mahasiswa dan anggota polisi tak bisa dihindari.

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah sempat mencoba menemui ratusan mahasiswa, namun mahasiswa menolak. Karena mereka hanya ingin ditemui oleh Gubernur Banten dan wakil Gubernur Banten untuk menagih seluruh janjinya pada masa kampanye.

“Kami hanya ingin bertemu eksekutif, bukan legislatif Latif,” ujar salah satu mahasiswa kepada Asep Rahmatullah.

Ratusan mahasiswa akhirnya membubarkan diri, setelah tidak ada kepastian Gubernur dan wakil Gubernur bisa menemuinya.

Untuk diketahui, mahasiswa menagih janji Gubernur Banten saat kampanye yang akan mengatakan biaya berobat hanya menunjukan KTP, dan juga biaya gratis pendidikan.

Baca Juga:   Ricuh demo mahasiswa di Sumut, Kapolda minta pendemo taat aturan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *