Dengan Cepat China Perluas Kamp-kamp Tahanan Umat Muslim di Xinjiang

Rekanbola China dikabarkan dengan cepat memperluas cakupan kamp tahanan umat muslim di wilayah barat negara itu. Ratusan ribu muslim ditahan di tempat yang digambarkan sebagai pusat indoktrinasi itu.

Berdasarkan citra satelit di atas wilayah Xinjiang menunjukkan tidak hanya 28 kamp penahanan terpisah, juga perluasan pusat-pusat penahanan tersebut.

Kamp tahanan itu adalah bagian program pemerintah China yang cukup besar untuk lebih mengontrol populasi muslim yang kian membesar di wilayah itu.

Rincian citra satelit, yang dirilis minggu misalnya, menunjukkan total area kamp tumbuh lebih dari 400 persen sejak tahun 2016. Itu berdasarkan penelitian oleh Australian Strategic Policy Institute, yang melakukan penelitian untuk militer Australia.

ABC News juga sempat melakukan investigasi ke kamp dan menggunakan penelitian institut tersebut. Berdasarkan penelusuran, perluasan kamp-kamp itu bertepatan dengan meningkatnya kritik terhadap pusat-pusat indoktrinasi oleh mantan tahanan dan keluarga mereka.

Laporan media internasional juga telah meningkatkan cakupan masalah ini. Direktur Human Rights Watch China Sophie Richardson menyebut, gambar-gambar itu dan melaporkan tambahan yang signifikan pada bukti-bukti yang berkembang tentang kampanye penindasan terhadap Muslim.

“Itu menyumbangkan fakta-fakta baru yang kritis yang menunjukkan bahwa pemerintah China melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang besar di zona Xinjiang,” kata Richardson seperti dikutip dari Fox News, Jumat (2/11).

“Ini adalah hubungan penting antara menunjukkan infrastruktur fisik dan menghubungkannya dengan pelanggaran yang terjadi di dalam fasilitas ini,” kata dia.

“Pemerintah China mempertimbangkan agama, bahasa, budaya, pendidikan, dan praktik tradisional yang berbeda dari komunitas ini untuk menjadi ancaman politik,” dia menambahkan.

Citra satelit juga telah menunjukkan fasilitas seperti penjara, lengkap dengan pagar dan menara pengawas yang tinggi.

Baca Juga:   Habib Hanif Minta Otak Penolakkan Dirinya dan Habib Bahar ke Manado Ditangkap

“Hukuman di alam dan lebih mirip dengan kamp penjara daripada apa yang disebut otoritas Cina ‘transformasi melalui pusat pendidikan,” laporan itu menggambarkan kamp penjara tersebut.

Diperkirakan 14 juta warga China Muslim, tinggal di Xinjiang. Ketegangan telah terjadi antara pemerintah China dan etnis Uighur, salah satu kelompok minoritas China yang paling menonjol, yang berusaha menuntut otonomi yang lebih besar.

Pemerintah China pun tidak menyebutkan berapa banyak orang yang ditahan di kamp-kamp itu. Sejumlah laporan menyebutkan jumlahnya ratusan ribu, sementara beberapa orang percaya mungkin ada sebanyak satu juta orang ditahan di kamp tersebut.

Beberapa kerabat dari mereka yang ditahan, yang dapat berbicara bebas di luar China, mengatakan bahwa para tahanan telah meninggal di kamp-kamp itu, ​​atau tidak lama setelah mereka dibebaskan.

Para pejabat China membantah laporan jika sistem penahanan massal itu ditujukan untuk penindasan. Mereka mengatakan bahwa kamp itu adalah sekolah kejuruan yang akan memerangi kekerasan di daerah itu. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri menolak mengomentari laporan tentang perluasan kamp-kamp.

Gambar-gambar itu datang ketika panel Perserikatan Bangsa-Bangsa dijadwalkan membahas catatan hak asasi manusia China di Jenewa minggu depan. Topik soal keberadaan kamp-kamp tahanan telah banyak dibicarakan di kalangan internasional, bahkan sebelum laporan dari citra satelit ini muncul.

Diplomat Inggris telah pergi ke daerah Xinjiang pada bulan Agustus lalu dan menyebut laporan tentang kamp-kamp itu “sangat akurat,” menurut laporan Wall Street Journal.

“Negara China telah mengubah fakta di lapangan di Xinjiang secara dramatis sehingga hanya memberikan sedikit waktu bagi negara lain untuk bereaksi secara berarti,” kata laporan lembaga tersebut.

Para peneliti menganalisis citra satelit, dokumen tender konstruksi dan informasi dari pejabat, aktivis dan lainnya, kata Journal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *