Depresi Karena Sakit Manhun, Kakek di Jepara Gantung Diri

REKANBOLA – Seorang kakek berusia 61 tahun di Kabupaten Jepara ditemukan tewas gantung diri di pohon rambutan. Korban diduga depresi karena mengidap penyakit kencing manis yang tak kunjung sembuh.

Jasad Mulyono (61), warga Desa Ngasem RT 12 RW 02, Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara kali pertama ditemukan tetangga menggantung di pohon rambutan depan rumahnya.

Saat itu korban mengenakan baju, sarung motif kotak-kotak dan masih mengenakan kopiah hitam.

Kapolsek Batealit, AKP I Nyoman Garma menuturkan bahwa kejadian itu diketahui oleh tetangga korban sekitar pukul 05.30 WIB.

“Korban ditemukan menggantung pakai tali kampar yang dikaitkan dengan pohon rambutan di depan rumahnya. Di bawahnya ada kursi plastik yang digunakan sebagai tumpuan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (7/6/2019)

Korban nekat bunuh diri diduga karena depresi dan putus asa karena penyakit yang diidapnya tak kunjung sembuh. Di saku baju korban ditemukan surat bertuliskan “Sudahlah ini jalan yg terbaek bagi aku” , maafe sedulur kabeh ora ono liyo”.

“Dari keterangan yang kami dapat, korban mengidap penyakit kencing manis,” imbuhnya.

Dokter Puskesmas Batealit, Rendra Riantoni menambahkan, kondisi korban lidah menjukur keluar air liur dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Tadi keluarga korban membuat pernyataan menolak autopsi,” tandasnya.

Baca Juga:   AS-Korut Teken Perjanjian, Kim: Dunia Akan Lihat Perubahan