Detik-detik Kecelakaan yang Tewaskan Anak Bupati Nonaktif Mojokerto

REKANBOLA – Jiansyah Kamal Pasa (20), anak sulung Bupati nonaktif Mojokerto meninggal dunia akibat kecelakaan petang tadi. Kecelakaan diduga lantaran sang pengemudi mengantuk.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.55 WIB di ruas tol Ngawi KM 565+600, tepatnya Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar. Mobil Jiansyah yang dikemudikan Slamet Bawon (40) warga Mojokerto itu menabrak truk bermuatan kayu.

Kecelakaan bermula saat truk bernopol AA 1962 EE melaju dari barat ke timur atau dari arah Solo ke Ngawi. Truk yang dikemudikan oleh Dani Setiyanto (29), warga Temanggung itu melaju di lajur lambat. Seketika, truk ditabrak oleh mobil yang ditumpangi Jiansyah.

“Saat di lokasi KM 565+600 kita truk melaju di jalur lambat. Tiba-tiba body belakang bak truk ditabrak oleh mobil sedan Mazda S 1075 RJ yang dikemudikan oleh Slamet Bawon (40) warga Mojokerto,” ujar Kasat Lantas PJR Polda Jatim, AKBP Bambang S Wibowo saat dihubungi REKANBOLA, Kamis (21/3/2019).

Dugaan sementara, kata Bambang, Slamet kehilangan konsentrasi lantaran mengantuk saat mengemudi. Hingga mobil yang membawa anak Mustofa Kamal Pasa itu pun menabrak truk dari belakang.

“Kalau dari hasil analisa yang kita temukan dari petugas, diduga kecelakaan terjadi karena pengemudi mobil sedan yang kurang konsentrasi. Diduga mengantuk,” katanya.

Jiansyah tewas setelah sempat menjalani perawatan di RS At-Tin Husada. Sedangkan pengemudi hanya luka ringan. Berdasarkan keterangan saat ini jenazah korban telah diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di Mojokerto.

 

Baca Juga:   Hampir 100 persen daerah dilalui pemudik siap layanan 4G