Dilema Honda Permak BR-V

REKANBOLA – PT Honda Prospect Motor (HPM) mengalami dilema untuk melakukan perubahan besar-besaran mobil keluarga gagahnya, BR-V. Itu karena produk yang sudah empat tahun mengaspal di jalanan Indonesia tersebut dilakukan sharing platform atau menggunakan platform sama dengan Brio dan Mobilio.

Sharing platform merupakan salah satu strategi pabrikan otomotif guna mendapat efisiensi produksi dan harga. Manfaatnya, pengguna mobil tersebut cenderung memiliki beban perawatan dan pergantian komponen yang lebih murah. Tapi hal yang harus dibayar adalah, waktu untuk melakukan full model change menjadi cukup lama.

Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual HPM menyebut, life cycle atau masa ‘hidup’ BR-V model saat ini adalah enam tahun (rata-rata).

“Produk tidak bisa berubah banyak. Kalau mau berubah banyak itu full model change sekalian interiornya dan lain-lain. Sampai saat ini ya kita akan bertahan dengan BR-V yang sekarang. Perubahannya sesuai dengan survei yang kita lakukan dahulu,” katanya di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

“Lalu untuk life cycle produk di kokal sendiri itu agak panjang sekitar 6 tahun,” lanjut Jonfis.

Jonfis juga mengatakan bahwa, dengan desain BR-V saat ini masih memberikan benefit kepada para penggunanya karena layanan purnajual masih murah. Perihal penjualan, tidaklah masalah sebab pamor BR-V masih tertolong oleh saudara satu ‘atapnya’ yaitu Mobilio dan Brio.

“BR-V, Mobilio, Brio ini kan kita beruntungnya bisa memberikan cost yang cukup murah, apalagi servisnya. Karena banyak part yang sama. Sehingga dalam hal after sales service konsumen sangat diuntungkan sebab part nya murah,” kata Jonfis.

“Berbicara penjualan, kalau tiga model tersebut digabung (karena satu platform), masih banyak satu bulannya. Jadi kita masih oke, masih bisa berikan benefit,” lanjut Jonfis lagi.

Baca Juga:   Mercedes-AMG Tinggalkan Mesin V12, Ini Alasannya

Maka, berubahnya BR-V secara besar-besaran belum terlalu menggoda pihak HPM. Atau, mobil itu akan dipermak setelah Mobilio dan juga Brio mengalami perubahan signifikan (perubahan platform). Sebagai informasi, Honda BR-V diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 2015 lalu. Sampai saat ini, baru satu kali mobil tersebut mempercantik dirinya.

Sedangkan Honda Mobilio (generasi ke-2 atau berbasis Brio), menyambut keluarga Indonesia sejak tahun 2013. Mobil beberapa kali berubah tampang, namun hanya bagian kecil saja.

Sampai saat ini hanya Honda Brio yang sudah ganti generasi pada Agustus 2018 lalu. Beberapa sektor berubah, mulai dari bokongnya sampai wheel base lebih panjang. Mobil mendapat respon positif hingga saat ini, bahkan sampai mancanegara.