Dompet Kering dan Sumbangan Nikah, Persoalan Usia 20-an

Undangannya banyak, tapi akhir bulan semua

Rekanbola – Di usia 20-an ini, kita menemui berbagai macam bentuk pengeluaran baru. Salah satunya adalah pengeluaran sosial yang semi-wajib yaitu sumbangan untuk berbagai acara nikahan, sunatan, kelahiran, bridal shower hingga kematian. Pengeluaran yang satu ini nggak pernah terbayangkan oleh kita sebelumnya hingga tiba saatnya di mana teman-teman kita satu per satu menapaki jenjang baru kehidupan seperti pernikahan dan kelahiran anak pertamanya.

Nahasnya, bagi kita yang berusia 20an awal, pengeluaran ini nggak dibarengi dengan kemampuan finansial yang cukup. Sebagai pekerja fresh graduate, gaji kita mungkin blm seberapa dan hanya cukup untuk hidup, mengirim orang tua serta menabung sedikit saja. Jadilah duit kita kerap habis di akhir bulan. Belum lagi jika kita punya banyak teman, maka akan ada lebih banyak undangan dan sumbangan yang harus kita penuhi.

Sebenarnya nggak ada salahnya menyumbang atau punya banyak teman. Hanya saja perkembangan ini membutuhkan strategi yang lebih matang dalam mengelola keuangan. Agar kita nggak kebingungan dan kehabisan duit karena teman yang menikah atau punya anak.

Tentu saja langkah pertama adalah perencanaan yang matang dari jauh-jauh hari. Tetapkan berapa banyak biaya yang akan kamu anggarkan untuk kebutuhan primer seperti makan sehari-hari dan tempat tinggal. Lalu anggarkan pula tabungan serta berbagai kewajiban yang harus kita penuhi seperti mengirim uang ke orang tua dan tanggung jawab lainnya. Nah untuk undangan dan sumbangan, anggarkan juga beberapa persen dari penghasilanmu.

Triknya adalah jangan malu menyumbang sesuai kemampuan. Ingat, pada akhirnya yang dihitung adalah kepedulianmu untuk hadir dan turut mendukung teman-temanmu, bukan seberapa besarnya undanganmu. Jadi kamu nggak perlu memaksakan diri untuk menyumbang dengan jumlah nominal yang sebenarnya nggak sanggup.

Baca Juga:   Hasil Pertandingan Newcastle United vs Arsenal: Skor 1-2

Kalau kamu, punya trik lain dalam menghadapi berbagai kewajiban sumbangan ini?