Eks Arsenal Jelaskan Duduk Perkara Tawaran Nyeleneh untuk Luis Suarez Dahulu Kala

REKANBOLA – Dulu, Arsenal pernah memberikan penawaran nyeleneh kepada Liverpool untuk merekrut Luis Suarez. Tawaran The Gunners itu sampai membuat pemilik The Reds, John W. Henry, mengamuk di media sosial.

Momen itu terjadi pada tahun 2013, tepat setelah Liverpool gagal lolos ke Liga Champions. Dalam kontrak terdapat klausul bahwa Liverpool wajib memberitahu penyerang asal Uruguay itu jika ada tawaran yang melebihi 40 juta pounds.

Dick Law, yang dulunya bertugas sebagai pimpinan transfer Arsenal saat itu, menyadari bahwa itu bukanlah klausul pelepasan. Untuk mengakalinya, ia hanya menambahkan satu pounds saja dalam penawarannya ke Liverpool.

Hal itu sempat mengundang amarah dari John W. Henry selaku pimpinan Liverpool. Melalui media sosial Twitter, Henry menulis “Anda sedang merokok apa di sana?”. Kemudian, Suarez bertahan sampai akhirnya pindah ke Barcelona di tahun berikutnya.

Setelah lewat enam tahun, Dick Law pun menjelaskan alasannya membuat penawaran yang nyeleneh tersebut. Ia mengaku tak bermaksud buruk karena berapapun uang yang ditambahkan oleh Arsenal tidak akan berpengaruh apapun.

“Musim semi itu, ada berita yang berkata bahwa Suarez ingin meninggalkan Liverpool. Kami tahu bahwa kami harus melewati batas tertentu sehingga kami memutuskan untuk menambahkan satu pounds lagi,” tutur Dick Law kepada Goal.

“Kami bisa saja menambahkan 50 atau 500 ribu pounds, tapi itu tidak akan memberi pengaruh apapun kepada negosiasi finalnya. Tawaran itu hanya memicu saja. Saat mereka menerima tawaran, mereka dengan segera mempublikasikannya,” lanjutnya.

Liverpool Ceroboh

Dick Law pun mengaku cukup tersinggung dengan pernyataan serta sikap Henry yang mempublikasikan proses negosiasi ke khalayak ramai. Dan dirinya pun merasa bangga karena Arsenal tak pernah melakukan tindakan seperti itu.

Baca Juga:   Enrique Nilai Kritik Terhadap De Gea Tak Masuk Akal

“Saya pikir John Henry ingin tahu apa yang sedang kami hisap, yang saya pikir itu sedikit tidak sopan. Dia hanya sedikit berusaha keras karena sedang terancam kehilangan pemain bintangnya. Itu adalah cara yang bagus untuk mengalihkan perhatian,” tambahnya.

“Satu hal yang selalu kami banggakan di Arsenal adalah kami bekerja dengan diam-diam di balik layar. Ivan [Gazidis], Arsene [Wenger] dan saya selalu bekerja sangat keras dalam bersikap bijaksana dalam setiap transfer,” lanjutnya lagi.

“Dan saya pikir Liverpool telah menyakiti diriya sendiri dengan berkata bahwa mereka terpaksa untuk meladeni tawaran karena klausul ini, dengan memberitahu publik, mereka telah membuat semua orang sadar dan pada akhirnya kehilangan sang pemain,” tandasnya.