Giliran calon jemaah umroh PT SBL di Bekasi minta kepastian keberangkatan

Rekanbola.com – Sejumlah calon jemaah umroh dari PT SBL, agen perjalanan haji dan umroh di Bekasi, Jawa Barat, mulai berdatangan ke kantor yang beralamat di kawasan Bekasi Town Square, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (1/2).

Mereka meminta konfirmasi setelah bos perusahaan tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan oleh Polda Jawa Barat. Sayangnya, kedatangan para jemaah tak membuahkan hasil. Sebab, orang yang bertanggung jawab di kantor sedang berada di Bandung.

“Saya masih optimis bisa berangkat, karena sudah banyak calon jemaah yang diberangkatkan oleh PT. SBL,” kata salah satu nasabah, Prasetyo Ningsih saat ditemui wartawan, Kamis (1/2).

Warga Tambun Selatan ini mengaku sudah lunas sejak tahun lalu. Dijadwalkan berangkat pada 27 Desember oleh pihak penyelenggara. Alasannya kuota sudah penuh sehingga jadwal diundur. Informasi terakhir diberangkatkan pada Februari tahun ini.

Senipur (59), calon jemaah lainnya berharap masih bisa berangkat umroh ke Mekkah. Sebab warga Bekasi Timur ini sudah melunasi biaya umroh senilai Rp 56 juta untuk dua orang sejak awal Januari lalu. Nilai sebesar itu dicicil sejak Maret 2017 silam.

“Kalau tidak bisa berangkat, ya uangnya harus dikembalikan,” ujar pensiunan perusahaan BUMN ini.

Jemaah lain, Rizki juga ingin uangnya dikembalikan menyusul perusahaan PT SBL terjerat kasus penipuan di kepolisian. Rizki bersama dengan ibunya sudah melunasi biaya umroh hingga Rp 36 juta. Awalnya dijadwalkan berangkat pada 27 Desember lalu, namun diundur.

“Saya minta uang dikembalikan, jumlah itu tidak sedikit bagi kami,” ujarnya.

Baca Juga :

Baca Juga:   Kena OTT, Ketua PN Medan Dibawa KPK ke Jakarta

Hasil gambar untuk MInion logo