Hasil Imbang yang Adil Untuk Argentina dan Islandia

REKANBOLA – Argentina dan Islandia harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 di laga pembuka Grup D, Sabtu (16/6) malam WIB. Kekuatan individu Argentina berhasil ditahan oleh permainan kompak skuat Islandia.

Sergio Aguero berhasil membuka keunggulan Argentina di menit ke-19, tetapi Islandia membalas melalui Alfred Finnbogason empat menit berikutnya, yang menandai gol pertama Islandia di Piala Dunia.

Jose Mourinho menilai pertandingan tersebut berakhir adil untuk kedua tim. Khususnya bagi Islandia yang bermain gemilang sebagai satu kesatuan.

Sampai Batas

Sampai Batas

Dikatakannya, Islandia bermain maksimal sampai batas kemampuan mereka. Hal inilah yang membuat Argentina kesulitan menembus pertahanan kompak mereka.

“Saya percaya itu hasil yang adil, saya pikir Islandia bermain di batas kemampuan mereka,” jelas Mourinho di rt.

“Saya ulang, ketika tim bermain di batas kemampuan mereka, anda tidak bisa menuntut lebih banyak lagi.”

Kompak

Kompak

Mourinho pun memilih mendeskripsikan permainan Islandia sebagai contoh baik permainan kompak sebuah tim. Khususnya saat bertahan dari gempuran seragan Argentina.

“Jika saya harus memilih satu kata untuk mendeskripsikan Islandia, maka kata itu adalah kompak.”

“Saya mengingat gambaran di menit ke-69, sembilan pemain, plus kiper, di kotak penalti. Menit 87, 10 pemain plus kiper, mereka sangat kompak.”

Tidak Bisa Disalahkan

Tidak Bisa Disalahkan

Pula, pelatih Manchester United ini merasa tidak ada yang bisa disalahkan dari gaya bermain defensif yang ditampilkan Islandia.

“Tidak ada yang bisa menyalahkan mereka. Tidak mencoba satu lawan satu melawan Messi, hanya bermain kompak,” imbuhnya.

“Mereka menutup ruang, mereka kompak dalam hal lebar dan kedalaman lapangan, tidak ada ruang di antara bek terakhir, mereka punya satu kesempatan, mereka mencetak gol.”

Baca Juga:   Argentina Kalah Memalukan, Sampaoli Dihina dan Diludahi Fans

Islandia Curi Poin

Islandia Curi Poin

Baca Juga :