Mohammed Ssemanda, seorang pria asal Uganda yang telah berusia 50 tahun menjadi berita utama di seluruh Afrika bulan lalu. Ini dikarenakan ia menikahi tiga wanita dalam sebuah upacara pernikahannya, dia mengaku tidak mampu untuk menikahi mereka secara terpisah.

Ssemanda, penjual makanan dari kota Katabi, di distrik Wakiso, Uganda, merasa sangat terkejut saat tampil dengan tiga wanita dalam saat yang bersamaan dan mereka semuanya mengenakan gaun pengantin yang berwarna putih.

Dia mengatakan kepada wartawan langsung di tempat pernikahannya bahwa semua istrinya tahu bahwa dia tidak bekerja dengan baik secara finansial, tapi mereka semua tetap setuju untuk menikahi dia karena cinta. Pria berusia 50 tahun itu menambahkan bahwa para wanita tersebut tidak cemburu satu sama lain dan tahu bahwa dia akan bekerja sangat keras untuk menghidupi mereka.

“Istri saya tidak cemburu satu sama lain. Mereka masing-masing mendapatkan sebuah rumah dan saya berjanji akan bekerja lebih keras lagi dan membiayai mereka,” kata pria itu. Ia juga menambahkan bahwa dia hanya mengadakan satu kali upacara pernikahan karena tidak mampu membayar biaya untuk tiga kali pernikahan secara terpisah.

 

Pengantin wanita berusia 48 tahun, Salmat Naluwugge, 27 tahun Jameo Nakayiza dan Mastulah Namwanje, 24 tahun, sangat senang selama upacara tersebut. Bahkan mereka begitu senang karena mendapat perhatian dari begitu banyak orang.

Menariknya, Naluwagge sudah menikah dengan Mohammed selama 20 tahun terakhir, jadi ini hanya pengulangan kembali pernikahan mereka. Pasangan itu memiliki lima anak bersama. Bahkan kedua istri lainnya adalah saudara kandung dan mereka masing-masing memiliki anak sendiri.

Baca Juga:   Wow! Ada 10 Rumah Terkecil di Dunia

 

Saat ditanya bagaimana perasaan Salmat Naluwugge saat dinikahi bersama dengan 2 istri lainnya, ia mengatakan kepada Uganda Vision: “Saya sangat berterima kasih kepada suami kami karena telah menikahi kami sekaligus; ini membuktikan bahwa dia tidak akan melakukan diskriminasi atau berpihak pada salah satu dari kami.”

Beberapa negara tidak menyetujui pernikahan poligami ini, kecuali dengan alasan untuk melindungi para janda yang tidak mampu menghidupi diri mereka sendiri, oleh sebab itu apa yang dilakukan oleh Mohammed ini pun sebenarnya telah menuai banyak kritikan. Namun masih ada orang-orang yang juga menunjukkan dukungannya atas apa yang dilakukannya ini, terlebih saat Mohammed menggunakan alasan penghematan biaya saat menikahi 3 istrinya ini.

 

Setelah selesai menggelar upacara pernikahannya, mereka pun langsung naik ke sebuah mobil dan pergi ke tepi pantai.