Huawei Rilis Mate 20 Series di Indonesia, Berapa Harganya?

REKANBOLA – Huawei resmi merilis Mate 20 Series ke Indonesia. Smartphone ini merupakan seri premium dari Huawei. Mate 20 Series ini ditenagai dengan chipset dengan teknologi 7nm dan kecerdasan buatan yakni Kirin 980.

Dengan ditenagai prosesor Kirin 980, membuat Huawei Mate 20 Series dapat menyajikan performa diklaim handal dan daya baterai lebih efisien.

“Mate 20 series merupakan smartphone yang luar biasa dengan kecerdasan yang lebih tinggi yang menghapus batasan imaginasi kita. Kamera akan menjadi sorotan banyak orang, tetapi smartphone ini luar biasa,” jelas Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, Lo Khing Seng.

Terdapat dua tipe yang ditawarkan Huawei untuk Mate 20 series ini, yakni Mate 20 dan Mate 20 Pro. Keduanya sama-sama memiliki keunggulan yang hampir sama. Untuk kameranya, seri ini masih melanjutkan kerja sama bersama Leica dan ditenagai teknologi kecerdasan buatan.

Tak hanya itu saja, Mate 20 Series ini juga mendukung dalam hal pengisian ulang daya baterai secara nirkabel atau tanpa kabel. Huawei Mate 20 Series ini mendukung pengisian nirkabel melalui 15W Huawei Super Charge. Huawei SuperCharge ini dapat mengisi muatan sebanyak 70 persen atau setara 2.940 mAh dengan sesi pengisian 30 menit. Teknologi ini telah mendapat sertifikasi oleh TUV Rheinland demi menjaga keamanan.

Lantas berapa harganya? Untuk Huawei Mate 20 Pro dengan RAM 6GB dan ROM 128 GB dibanderol dengan harga Rp 11.999.000. Sementara itu, Huawei Mate 20 dengan spesifikasi RAM dan ROM yang sama berada di harga Rp 8.999.000.

Huawei memberikan penawaran spesial selama periode pre-order 19-28 Desember melalui Erafone dan Lazada dengan nilai maksimum Rp 4.200.000. Penawaran pertama, pembeli Huawei Mate 20 Pro akan mendapat tiga bonus menarik; Huawei Band 3 Pro, wireless charger, dan flip cover Mate 20 Pro. Kemudian di penawaran kedua, pembeli Mate 20 berhak atas tiga bonus menarik yakni Huawei Band 3 Pro, Power bank Huawei, dan flip cover Mate 20.

Baca Juga:   WhatsApp Bisa Beralih dari Panggilan Suara ke Video?