Hubungkan Kota-kota di Jateng & DIY, PT KAI Luncurkan KA Joglosemarkerto

REKANBOLA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI bakal meluncurkan kereta api Joglosemarkerto besok, Sabtu (1/12). KA tersebut akan menempuh rute melingkar dan menghubungkan sejumlah kota di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Daop 6 Yogyakarta, Eko Purwanto mengatakan, rute yang akan ditempuh adalah Yogyakarta – Solo – Semarang – Purwokerto dengan tarif yang kompetitif. KA Joglosemarkerto merupakan perpanjangan dari salah satu rute KA Kamandaka yang semula melayani rute Semarang Tawang – Purwokerto diteruskan menuju Yogyakarta – Solo – Semarang Tawang.

“Jadi selain KA Kamandaka, perubahan perpanjangan relasi juga dilakukan pada KA Joglokerto relasi Solo Balapan – Purwokerto PP yang diteruskan hingga Solo – Semarang – Yogyakarta. Besok akan kita launching perjalanannya dari Solo Balapan tepat pukul 06.00 WIB,” ujar Eko, di Stasiun Solo Balapan, Jumat (30/11).

Dia menambahkan, untuk peluncuran lainnya akan dilakukan secara bersamaan di Stasiun Purwokerto untuk Daop 5 dan Stasiun Semarang Tawang untuk Daop 4. Dia berharap, dioperasikannya KA Joglosemarkerto bisa meningkatkan potensi wisata dan perekonomian di daerah sekitarnya.

Tiap perjalanan KA Joglosemarkerto menggunakan dua kereta eksekutif dengan kapasitas 100 tempat duduk dan 7 kereta ekonomi dengan kapasitas 560 tempat duduk. Pola operasi baru juga dilakukan KAI dengan mengubah relasi KA Jakatingkir dengan keberangkatan semula dari Stasiun Purwosari diubah menjadi dari Stasiun Lempuyangan relasi Pasar Senen.

Eko menambahkan, bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dengan KA Joglosemarkerto pada periode keberangkatan 1-13 Desember, akan diberikan potongan harga tiket sebesar 10 persen.

“Harapan PT KAI bahwa KA Joglosemarkerto ini akan memberikan pilihan konektivitas relasi tujuan bepergian masyarakat Semarang – Solo – Yogyakarta – Purwokerto – Tegal dan sekitarnya. Sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah-daerah tersebut,” pungkas dia.

Baca Juga:   Menkeu Soroti Dampak Kenaikan Suku Bunga BI ke Investasi