Ibunya Sakit, Messi dari Iran Pilih Pensiun Dini

REKANBOLA – Sardar Azmoun telah membuat keputusan yang bakal mengejutkan publik sepakbola Iran. Penyerang berbakat tersebut memutuskan untuk pensiun dini dari karir internasionalnya bersama Timnas Iran.

Azmoun memutuskan pensiun dari karir internasional pada hari Kamis (28/6) waktu sempat. Keputusan tersebut, diambil saat Azmoun masih berusia 23 tahun. Masih sangat muda untuk pemain sepakbola.

Tapi, Azmoun punya alasan yang kuat mengapa harus meninggalkan Iran. Azmoun memilih pensiun demi menjaga kesehatan ibunya. Sebab, ibunya selama ini merasa tertekan lantaran publik Iran kerap melayangkan hinaan pada Azmoun.

Azmoun Dihina, Ibunya Sakit

Azmoun Dihina, Ibunya Sakit

Azmoun menerangkan jika ibunya saat ini sedang sakit. Penyakit yang dialami oleh ibunya tidak lepas dari hinaan yang para fans Iran kepada Azmoun selama tampil di Piala Dunia 2018.

“Ibu saya sudah menangani penyakit yang serius dan saya senang karena itu,” buka Azmoun dikutip dari BBC Sport.

“Sayangnya, karena kekejaman beberapa orang, dan penghinaan yang saya dan juga rekan satu timnya saya terima dan itu tidak layak, kondisi sakitnya jadi makin parah,” sambung Azmoun.

Pilih Pensiun Demi Ibu

Pilih Pensiun Demi Ibu

Azmoun mengaku sangat berat jika harus meninggalkan Iran. Namun, pemain yang kini membela Rubin Kazan tersebut harus membuat pilihan. Dia harus memilih antara ibu dan juga terus bermain untuk Iran di pentas internasional.

Dan, pada akhirnya Azmoun lebih memilih berpihak pada ibunya.

“Kondisi ini telah membuat saya berada dalam situasi yang sulit di mana saya harus memilih satu di antaranya. Dan, seya kemudian memilih ibu saya. Saya ucapkan selama tinggal untuk timnas,” paparnya.

Azmoun – Messi dari Iran

Azmoun - Messi dari Iran

Azmoun adalah salah satu bakat besar yang dimiliki oleh Iran. Pada tiga laga babak penyisihan grup, Azmoun memang tidak mampu mencetak gol. Tapi, aksinya di Rusia tetap dinilai menjanjikan dan menarik minat beberapa klub.

Baca Juga:   Dortmund Ditahan Bremen 1-1

Pada usia 23 tahun, Azmoun telah mencetak 23 gol dari 33 kali bermain untuk Iran. Publik negaranya pun memberi julukan Messi dari Iran, untuk pemain yang menjalani debut bersama tim senior Iran pada usia 19 tahun itu.

Azmoun punya peran besar meloloskan Iran ke Piala Dunia 2018. Eks pemain Rostov tersebut mencetak 11 gol dari 14 laga babak kualifikasi.

Baca Juga :