Ini Dia Perawatan Kecantikan untuk Calon Pengantin Betawi

Rekanbola – Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan tradisi dan kebudayaan, termasuk dalam hal perawatan kecantikan untuk calon pengantin.

Tak hanya calon pengantin Jawa yang akrab dengan perawatan kecantikan tradisional, tapi juga calon pengantin dari daerah lain seperti Kalimantan, Bali, atau Betawi.

Nah, khusus perawatan kecantikan ala Betawi ini, Anda bisa menemuinya di Gaya Spa, Jakarta Selatan. Nama perawatan kecantikannya adalah Tangas Betawi.

Head of Sales Marketing Gaya Spa, Yuliana, menjelaskan bahwa perawatan Tangas Betawi sendiri didapatkan dari berbagai survei dan penelitian yang dilakukan Gaya Spa pada Lembaga Kebudayaan Betawi. Tangas berarti penguapan.

“Jadi, umumnya ritual perawatan ini dilakukan untuk ibu hamil, setelah melahirkan, dan juga perawatan menjelang pernikahan. Bahan-bahan untuk ritualnya juga menggunakan daun dan rempah khas Betawi,” ujarnya pada Suara.com.

Tapi, seiring berjalannya waktu, perawatan ini juga diminati oleh banyak perempuan, khususnya mereka yang ingin menyegarkan dan menenangkan tubuh.

Apalagi, kata Yuliana, rangkaian perawatan Tangas Betawi ini fungsinya memang untuk rileksasi, melancarkan peredaran darah, menyegarkan tubuh karena penggunaan rempahnya, hingga detoksifikasi.

Itu sebabnya, perawatan ini cocok untuk warga ibukota yang punya mobilitas cukup tinggi, karena perawatan Tangas Betawi juga bisa melemaskan otot-otot khususnya di sekitar kaki dan punggung.

Perawatan kecantikan untuk calon pengantin Betawi. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Untuk memulai perawatan Tangas Betawi, tahapan pertama yang dilakukan adalah foot bath atau pijat dan merendam kaki.

Setelah itu, dilanjutkan dengan body massage, body scrub, berendam di air hangat yang ditaburi kelopak mawar, serta tradisional steam atau penguapan sebagai perawatan inti.

Perawatan kecantikan untuk calon pengantin Betawi. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Penguapan ini, kata Yuliana, dilakukan secara tradisional dengan berbagai rempah yang terdiri dari bunga mawar, melati, kantil, pandan, sereh, biji pala, jahe, dan essential oil.

“Proses penguapannya semacam ratus, tapi kalau ratus kan hanya untuk daerah vagina, sedangkan tradisional sauna setanggi ini penguapannya untuk seluruh badan.

Baca Juga:   10 Suku paling terasing di dunia, konsisten tak mau kenal modernitas

Jadi, nanti akan dililit kain, lalu duduk di kursi bolong dan nanti dari bawah diuap dengan rempah,” ujarnya menjelaskan.

Fungsinya, kata Yuliana, selain menghangatkan tubuh karena penggunaan rempah saat penguapan,

cara ini juga bisa mengurangi bau badan yang tak sedap. Tak heran jika perawatan ini cocok untuk para calon pengantin.

Perawatan yang menghabiskan waktu sekitar 3 jam lebih ini kemudian diakhiri dengan creambath dan pijat kepala.

 

(Sumber : Suara.com)