Inilah Jalan Panjang Disney hingga Akhirnya Rekrut X-Men Cs

REKANBOLA – Disney secara resmi mengakuisisi beberapa aset 21st Century Fox, 

Untuk memperoleh kepemilikan atas berbagai studio film hingga saluran televisi kerajaan media besutan Rupert Murdoch itu Disney harus menggelontorkan US$71,3 miliar (Rp 1.013 triliun).

Tidak hanya itu, rumah produksi Mickey Mouse itu harus bekerja keras mendapatkan persetujuan dari regulator antimonopoli di seluruh dunia. Salah satunya, Disney harus menyetujui sebuah kesepakatan sederhana.

Raksasa hiburan itu telah dalam proses penjualan 22 saluran olahraga regional Fox, sebagaimana diwajibkan oleh Departemen Kehakiman AS. Yankees bekerja sama dengan Amazon bulan ini, misalnya, untuk membeli Jaringan YES, yang melayani siaran wilayah metropolitan New York, dengan harga sekitar US$3,5 miliar (Rp 49,7 triliun).

Untuk menenangkan regulator Eropa, Disney setuju untuk melepaskan saham di A+E Networks, yang termasuk saluran History. Disney akan mempertahankan 50% kepemilikan divisi ini di Amerika Serikat sementara Hearst akan memegang separuh sisanya.

Proses berjalan agak alot di Brasil dan Meksiko. Regulator di negara-negara tersebut memaksa Disney untuk menjual Fox Sports, pesaing ESPN yang memiliki hak luas untuk menayangkan pertandingan sepak bola di televisi.

Regulator antimonopoli Brasil, Cade, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mengoperasikan kedua saluran akan memberi Disney terlalu banyak kendali terhadap pasar TV olahraga di negara itu.

Regulator telekomunikasi Meksiko, IFT, memiliki pandangan yang sama dan menambahkan ketentuan tentang kepemilikan Disney atas saluran National Geographic dan NatGeo Wild.

Pada pertemuan tahunan para pemegang saham Disney bulan ini, CEO Robert “Bob” Iger mengatakan label 20th Century Fox dan Fox Searchlight akan terus ada.

Keputusan itu memuaskan Hollywood, tetapi bisa menimbulkan kebingungan konsumen karena Murdoch mempertahankan kepemilikan jaringan siaran Fox, rantai stasiun televisi Fox lokal dan andalan Fox News.

Baca Juga:   Sarat Budaya, 4 Pasangan Artis Ini Prewedding Pakai Baju Adat

Bisnis-bisnis itu, bersama dengan saluran olahraga FS1, dibungkus menjadi perusahaan publik baru, Fox Corporation.

Paul D. Ryan, mantan anggota Kongres Partai Republik dari Wisconsin yang menjabat sebagai ketua DPR dari Oktober 2015 hingga Januari 2019, bergabung dengan dewan Fox pada Selasa. Anggota dewan lainnya termasuk Murdoch dan Roland A. Hernandez, mantan kepala eksekutif Telemundo.

Putra tertua Murdoch, Lachlan, menjabat sebagai kepala eksekutif perusahaan baru itu.

Keluarga Murdoch diperkirakan akan menerima sekitar US$ 12 miliar dari hasil kesepakatan dengan Disney, menurut Bloomberg.