Inter dan Milan Bangun ‘New San Siro’ Tanpa Ada Kebencian

REKANBOLA – Rivalitas yang terjalin antara dua klub sekota, Inter Milan dan AC Milan, sudah berlangsung selama bertahun-tahun lamanya. Namun untuk soal stadion baru, kedua tim sepakat untuk membangunnya tanpa ada rasa kebencian satu sama lain.

Masih teringat jelas satu laga Derby della Madonnina di ajang Liga Champions sempat terhenti karena amukan penggemar Nerazzurri. Mereka melemparkan flare ke arah stadion sebagai bentuk kekesalan terhadap pemimpin pertandingan, Markus Merk.

Merk menganulir gol pemain Inter Milan, Esteban Cambiasso, yang membuat kedudukan laga leg kedua perempat final Liga Champions itu menjadi imbang 1-1. Lemparan flare menjalar ke dalam lapangan hingga mengenai kiper AC Milan, Dida.

 

Tanpa Adda Kebencian

Insiden tersebut merupakan salah satu bentuk bagaimana kerasnya persaingan antara Inter Milan dan AC Milan. Namun untuk stadion baru yang rencananya bakal direnovasi, atau mungkin dibuat ulang, kedua tim sepakat untuk tidak melibatkan rasa dendam.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh presiden Rossoneri, Paolo Scaroni, kepada wartawan baru-baru ini. Ia menyebutkan bahwa Milan dan Inter akan saling bekerja sama untuk membuat San Siro, atau Giuseppe Meazza, menjadi lebih baik.

“Itu adalah stadion yang indah, tapi kami punya banyak hal yang harus dilakukan. Kami memulai proyek ini bersama Inter. Tak seperti di Roma, fans Milan tidak membenci fans Inter,” tutur Scaroni dikutip dari Football Italia.

 

Proyek ‘New San Siro’

Sejauh ini, pembangunan stadion baru untuk kedua tim masih dalam tahap rencana semata. Tetapi, Scaroni memastikan bahwa ‘New San Siro’ akan menjadi salah satu stadion terindah yang pernah ada di muka bumi ini.

Baca Juga:   Bos Napoli Sebut Roma dan Liverpool Tak Boleh Main di UCL

“Sekarang kami memulai proyek stadion ini bersama, dan saya sangat yakin dengan itu. Kami akan memiliki stadion paling indah di dunia,” tambahnya.

“Kami belum mempresentasikan proyeknya, hanya perencanaan saja. Tidak hanya stadion, ada banyak hal yang perlu diselesaikan. Kami mempresentasikan proposal keseluruhan, dua hipotesisnya adalah membuat stadion baru atau memodernisasi San Siro,” tutupnya.

Pembangunan stadion di Italia sedang marak belakangan ini. Juventus menjadi tim Serie A pertama yang memiliki stadion sendiri setelah proses pembangunan Juventus Stadium rampung pada tahun 2011. enam tahun berselang, namanya pun berganti ke Allianz Stadium.