iPhone Lesu Peminat, Apple Turunkan Target Penjualan di Q1 2019

Rekanbola – Perusahaan multinasional asal Amerika Serikat (AS) yang bergerak di bidang terknologi, Apple, menurunkan target penghasilannya pada kuartal pertama 2019. Hal itu berkaitan dengan lesunya penjualan salah satu produk Apple, iPhone, di beberapa negara.

Awalnya, Apple menetapkan target pendapatan pada kuartal pertama 2019 sekitar US$89 miliar hingga US$93 miliar atau sekitar Rp1.289 triliun hingga Rp1.347 triliun. Namun beberapa saat setelah Apple menghentikan perdagangan sahamnya selama 20 menit dan harga saham Apple turun 7%, Apple merevisi angka tersebut melalui surat terbuka kepada investor yang dipublikasikan di laman resminya, Apple.com.

Perusahaan yang cukup kondang dengan poduk smartphone iPhone itu menurunkan target pendapatan pada kuartal pertama 2019 menjadi US$84 miliar atau sekitar Rp1.217 triliun. Pada surat terbuka itu, Apple mengakui bahwa pasar di China berpengaruh besar pada penurunan target tersebut.

Permintaan produk iPhone yang turun di China membuat Apple terpaksa menurunkan targetnya. “Sementara China dan pasar negara berkembang lainnya menyumbang sebagian besar dari penurunan pendapatan Iphone dari tahun ke tahun, di beberapa pasar maju, peningkatan Iphone juga tidak sekuat yang kami kira,” begitu salah satu kalimat yang terdapat pada surat terbuka Apple, Jumat (4/1/2018).

Sementara itu, GSM Arena menyebut Apple memang tengah menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat dengan kompetitor di pasar China, seperti Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi. Selain itu, konsumen di China lebih suka menghabiskan uangnya untuk sesuatu yang lebih terjangkau dibandingkan untuk membeli Iphone.

Meskipun penjualan iPhone tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya, Apple masih memiliki produk lain yang penjualannya terus meningkat, yaitu service center, Apple Music, Icloud, Apple Watch, dan bisnis komputer Apple.

Baca Juga:   Xiaomi Malah Terkapar Saat Lepas Saham Perdana