Jelang Peringatan 70 Tahun Diplomatik, RI Minta Thailand Naikkan Harga Karet

REKANBOLA – Presiden Joko Widodo menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut juga didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Dalam pertemuan tersebut Retno menjelaskan mereka membahas jelang perayaan 70 tahun hubungan Indonesia dan Thailand yang akan digelar pada tahun 2020, pemerintah kedua negara akan bekerja sama mengadakan acara perayaan bersama. Dalam perayaan tersebut, Jokowi kata Retno mengusulkan satu isu yaitu terkait harga karet dunia.

“Kita bicara mengenai masalah isu bilateral tahun depan kita merayakan 70 tahun hubungan diplomatik dan secara khusus Presiden menyampaikan satu isu terkait dengan harga karet dunia,” kata Retno usai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Dia menjelaskan salah satu alasan mengusulkan tema isu tersebut karena harga karet dunia semakin turun. Sebab itu jika ketiga negara seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia bersatu akan menjadi produsen karet yang terbesar di dunia.

“Karena itu Presiden menyampaikan bahwa tidak ada pilihan lain bagi ketiga negara tersebut untuk memperkuat kerja sama agar harga karet tidak terus turun,” kata Retno.

Kemudian, Don pun kata Retno berkomitmen untuk mencegah agar harga karet tidak semakin melemah. “Tadi Menteri Luar Negeri Thailand menyampaikan komitmennya mengenai kerja sama dalam konteks mencegah semakin menurunnya harga karet dunia,” kata Retno.

Diketahui Indonesia dan Thailand akan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2020, pemerintah kedua negara akan bekerja sama mengadakan acara perayaan bersama.

Hubungan Indonesia dan Thailand telah lama terjalin dengan baik. Pemerintah kedua negara saling mendukung posisi masing-masing di berbagai forum dan organisasi internasional.

Pemerintah Indonesia pun mendukung keketuaan Thailand di ASEAN pada tahun ini. Terkait hubungan ekonomi kedua negara, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Thailand menunjukkan angka yang cukup baik. Pada 2018, nilai perdagangan kedua negara mencapai 17,77 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga:   Tren LCGC 5 Seater Sudah Lewat

Produk ekspor utama Indonesia ke Thailand antara lain berupa mesin, peralatan listrik, makanan, produk kertas, dan aksesori kendaraan.

Sementara produk yang diimpor Indonesia dari Thailand didominasi kendaraan bermotor, produk metal dan baja, tekstil, serta makanan.