Jerman Bantai Spanyol Di Hopman Cup

Rekanbola – Dua bintang Jerman, Angelique Kerber dan Alexander Zverev tampil meyakinkan di awal musim dalam mempersiapkan diri jelang Australian Open setelah mereka mengklaim kemenangan 3-0 atas Spanyol di ajang tenis beregu campuran, Hopman Cup, Perth pada hari Minggu (30/12) waktu setempat.

Pasangan dari petenis peringkat 10 besar, Kerber dan Zverev terlalu tangguh pada laga nomor tunggal melawan Garbine Muguruza dan David Ferrer.

Dua pekan sebelum Grand Slam pertama musim 2019, Australian Open, Kerber menyudutkan Muguruza dengan tiga set untuk membuka laga Grup A, dan Zverev pun harus bermain ekstra keras melawan Ferrer sebelum memenangkannya dengan tiga set juga. Dua kemenangan di nomor tunggal tidak membiarkan duo Jerman lengah dan memenangkan nomor ganda campuran dengan 4-2, 4-3.

Kerber memenangkan keempat laga nomor tunggal tanpa kehilangan satu set pun pada edisi Hopman Cup sebelumnya dan menjadi bagian dari 14 kemenangan beruntun Kerber awal musim 2018 sebelum dipatahkan di semifinal Australian Open oleh Simona Halep.

Hal tersebut menjadi awal dari musim produktif bagi Kerber yang musim ini memenangkan Wimbledon dan kembali ke peringkat 2 dunia.

Berharap melalui awal yang sama di musim yang baru di bawah arahan pelatih baru, Rainer Schuttler, Kerber merebut set pertama dari Muguruza dengan mudah. Tetapi, Muguruza tidak membiarkan Kerber menang begitu mudah setelah berhasil mengklaim set kedua.

Hal tersebut tidak menyurutkan semangat Kerber dan dengan kemenangan 6-2, 3-6, 6-3, Kerber mempertahankan rekor sempurnanya di Perth.

“Di pertandingan pertama, anda tidak pernah tahu bagaimana perasaan anda di lapangan. saya berusaha menemukan ritme permainan saya dan saya sangat senang dengan cara saya bermain. Saya berusaha untuk tidak memikirkan head to head di antara kami,” ungkap Kerber.

Baca Juga:   Australia Terbuka 2019 Akan Terapkan Tie-Break di Set Terakhir

Sementara itu, rekan senegara Kerber, Zverev mengawali pertandingan dengan baik melawan Ferrer dan memenangkan set pertama, tetapi kemudian rasa frustrasinya meningkat dengan permainannya setelah Ferrer mulai memperlihatkan permainan mumpuninya bahkan merebut set kedua dari Zverev.

Di set ketiga, kedua petenis bermain dengan sengit hingga harus ditentukan melalui babak tiebreak sebelum berakhir dengan 6-4, 4-6, 7-6 atas keunggulan Zverev.

Walaupun Zverev petenis peringkat 4 dunia dan Ferrer petenis peringkat 126 dunia, Zverev tidak meremehkan Ferrer.

“Ia petarung sejati, mungkin terbaik yang pernah kita lihat di dunia tenis,” ungkap Zverev.