Jokowi: Jangan Lupa yang Namanya Pinjam Harus Ngangsur, Mencicil Disiplin

REKANBOLA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan para nasabah Usaha Mikro Ultra (UMi) di Tempat Pelelangan Ikan Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Sabtu (3/1). Jokowi mengingatkan para nasabah agar disiplin mengangsur pinjaman.

“Perlu saya sampaikan, pinjaman Ultra Mikron diberikan dalam rangka agar memiliki usaha yang baik. Jangan lupa yang namanya pinjam harus ngangsur, mencicil disiplin,” ujar Jokowi di lokasi.

Jokowi mengatakan apabila masyarakat disiplin mencicil pinjaman, maka pemerintah tak ragu untuk memberikan pinjaman dengan jumlah yang lebih besar. Dia pun menceritakan tentang usaha mebel yang dirintisnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut bahwa usaha mebelnya kini berawal dari uang yang dipinjamya dengan jumlah Rp 10 juta. Mebel tersebut menjadi besar lantaran Jokowi berhasil mendapat pinjaman untuk modal usaha.

“Dulu bengkel saya kecil, dapat (pinjaman) Dp 500 juta, saya gedein 10 kali lipat, tambah lagi, terus kita lunasin. Disiplin percayalah pembeli akan datang,” katanya.

“Yang kita bangun adalah kepercayaan enggak ada yang lain. Kalau orang sudah dipercaya, cari apapun gampang. Cari modal mudah, ngambil material dari manapun diberikan. Kalau tidak dipercaya, bayar seret nah akan tidak dipercaya oleh siapapun,” imbuh Jokowi.

Jokowi meminta para nasabah juga jujur dalam berdagang. Menurut dia, kejujuran adalah kunci kesuksesan dalam berbisnis.

“Kalau jualan ngomong barang A kirim A, barang B kirim B. Jangan ngomong A yang dikirim C, atau ngomong jualan 1 kilo tapi hanya 9 ons. Hati-hati secara agama gak dibenarkan, bisnis dilihat orang, jangan kurangi takaran, itu kejujuran,” jelasnya.

Baca Juga:   9 Foto editan Jokowi-Prabowo ini bikin adem jelang pilpres