Juara Libertadores, River Plate Langsung Tantang Real Madrid

Rekanbola – River Plate baru saja sukses meraih gelar juara Copa Libertadores 2018. Setelah meraih gelar, River langsung menantang Real Madrid, yang akan jadi pesaingnya di Piala Dunia Antarklub 2018.

River berjumpa Boca Juniors pada final Copa Libertadores. Laga leg pertama yang digelar di La Bombonera berakhir dengan skor 2-2. River memastikan gelar usai menang di leg kedua dengan skor 3-1, Senin (10/12) dini hari WIB.

Dalam 90 menit laga berjalan, River dan Boca bermain imbang 1-1. Lantaran tidak ada sistem keunggulan gol tandang, laga leg kedua di Santiago Bernabeu pun dilanjutkan ke babak tambahan. River menambah dua gol pada masa tambahan waktu.

Dengan status sebagai juara CONMEBOL, maka River berhak lolos di Piala Dunia Antarklub 2018. Klub asal Argentinya akan langsung tampil di babak semifinal. Real Madrid jadi pesaing River.

Tantang Real Madrid

River Plate memang tidak akan langsung bersua Real Madrid di babak semifinal. Tapi, kedua tim berpeluang berjumpa di laga final. Pemain belakang River, Jonatan Maidina pun memasang target menang jika berjumpa Madrid di final.

“Sekarang kami akan menyiapkan diri untuk melawan Real Madrid, target kami selanjutnya,” ucap Medina dikutip dari Rekanbola.

“Kami memenangkan laga final yang adil dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk bisa merayakan kemenangan yang sudah kami raih,” tandas pemain belakang berusia 33 tahun tersebut.

Laga final leg kedua sejatinya akan digelar di El Monumental. Namun, insiden pelemparan pada bus pemain Boca Juniors membuat laga harus ‘diusir’ ke Bernabeu.

Lebih Baik di Babak Kedua

Jonatan Maidana mengakui jika River Plate tidak bermain cukup bagus di babak pertama. Hal ini yang membuat Boca Juniors mampu mencetak gol. Namun, River kemudian bangkit di babak kedua dan memastikan gelar juara Copa Libertadores.

Baca Juga:   Bayern Menang Tiga Gol di Markas Hannover

“Setelah kami mencetak gol penyama kedudukan, kami yakin bisa menang. Kami lebih bagus di babak kedua karena pada awalnya kami melakukan kesalahan besar. Kami berusaha tidak membuang banyak peluang,” tandas Maidana.