Jubir Prabowo-Sandiaga: Ramadan Sekolah Libur, Fokus Pendidikan Agama

REKANBOLA – Kordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan lebih dalam program libur sekolah dan kuliah selama bulan Ramadan yang diungkap Sandiaga Uno saat debat cawapres, Minggu (17/3) semalam.

Dahnil mengatakan, libur tersebut bukan dalam arti pelajar tidak melakukan hal apa pun. Melainkan mendapat kajian tambahan soal ilmu agama.

“Kita ingin dorong fokus pada momentum pendidikan di luar sekolah yaitu saat Ramadan, fokusnya ada di agama,” kata Dahnil di Media Center BPN, Sriwijaya,Jakarta Selatan, Senin (18/3).

Dahnil menjelaskan, pendidikan agama dimaksud tidak sebatas untuk umat Muslim yang tengah menjalankan puasa saja, melainkan juga agama lain seperti kristen, katolik, budha, dan hindu, didorong memperdalam kajiannya masing-masing selama diliburkan dari giat pendidikan formal belajar-mengajar.

“Semuanya akan fokus pada pengajaran agama dan makna toleransi. Jadi (Ramadan) menjadi simbol bulan toleransi,” jelas Dahnil.

Sebelumnya, Sandiaga menyatakan, gagasan libur selama sebulan penuh tercetus dari pengalaman belajarnya di Al Azhar semasa kecil. Dia merasakan dampak lain dari pendalaman ilmu agama selama sebulan penuh, melalui pesantren kilat.

“Nah, tentunya ini merupakan satu terobosan agar satu bulan ini bisa digunakan para siswa untuk mungkin mengikuti pesantren kilat, menggunakan kesempatan ini juga menghabiskan waktu bersama keluarga,” ucap Sandiaga pada debat Cawapres, semalam di Hotel Sultan Jakarta.

Baca Juga:   Prabowo-Sandiaga Dilaporkan ke Bawaslu Karena Diduga Langgar Kampanye