Kapal Tenggelam di Nias, Penyelamatan 20 Nelayan Terhalang Ombak 2 Meter

REKANBOLA – Kapal nelayan, KM Formosa-12, tenggelam di peraian Nias Selatan (Nisel), Sumut, Selasa (5/3) pagi. Sebanyak 20 kru kapal dengan tonase 29 GT itu belum diketahui nasibnya.

Kepala Pos SAR Nias, Tonggor Gultom memaparkan, kapal yang tenggelam dinakhodai Suaidi Situmeang. Mereka nelayan dari Sibolga yang melaut sejak Jumat (1/3).

Berdasarkan laporan yang diterima pihak SAR, KM Formosa-12 tenggelam karena dihantam badai. Posisi terakhir kapal di perairan kawasan Pulau Pini.

“Sekitar pukul 05.30, mereka meminta bantuan kapal lain yang ada di sekitar lokasi karena katanya air sudah masuk ke kapal,” jelas Tonggor.

Namun, kapal lain tidak dapat membantu karena cuaca buruk di perairan itu. Kapal-kapal itu bahkan masih mencari tempat perlindungan, sembari berkoordinasi pihak SAR.

Upaya pencarian dan penyelamatan terhadap ke-20 kru kapal masih terhalang badai. “Kita sudah siapkan peralatan, namun masih terhalang cuaca buruk. Ketinggian ombak sekitar 2 meter,” jelas Tonggor.

Saat ini SAR terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk TNI/Polri, untuk menyelamatkan ke-20 orang ABK dan nakhorda. “Kita dapat informasi para korban menggunakan pelampung dan bisa kita evakuasi, tapi cuaca masih buruk,” jelas Tonggor.

Baca Juga:   33 Perusahaan Cabut dari China Tak Lirik RI, Sandiaga: Ironis!