Kata-Kata Penyesalan setelah Berbuat Dosa

REKANBOLA  —  Kelalaian Akan Dosa Dosa Kecil Kini Telah Menjadi Besar, Kau Akan Jadi Gila !!!

1. Tersesat

Hal lain yang kerap menimbulkan penyesalan mendalam adalah dosa yang mungkin kita lakukan di masa lalu. Misalnya, menurut Charles Stanley pada kutipan di atas, yaitu seandainya manusia pernah tersesat dari jalan Tuhan. Dalam keadaan lupa dan tersesat itu, boleh jadi sebenarnya Tuhan ingin kita segera kembali pada-Nya.

Jika kamu menyesal akan dosamu, jangan hanya meminta maaf pada Tuhan tetapi kembalilah juga ke jalan-Nya. Dengan begitu, kamu mungkin akan selalu dituntun untuk senantiasa berada di jalan yang benar.

2. Setan Selalu Menyesatkan

Tampaknya tidak ada kata-kata penyesalan diri sendiri yang paling dalam selain disebabkan karena dosa yang pernah kita lakukan. Salah satu dosa itu dikarenakan tipu daya setan, seperti yang diungkapkan oleh Alan Redpath di atas.

Alan menyiratkan dirinya pernah terjebak dalam jerat setan. Namun, ia menyesal pernah percaya bujuk rayu setan dan akhirnya mampu kembali pada Tuhan dengan cara bertobat.

3. Lahir adalah Dosa

Kata-kata penyesalan diri sendiri di atas kedengarannya mungkin menyesakkan. Adakah manusia di dunia ini yang menyesal telah dilahirkan? Nyatanya ada jika kita merujuk pada kutipan dari Samuel Beckett tersebut.

Bisa jadi ada banyak hal dalam hidup kita yang membuat menyesal setengah mati. Tetapi sebaiknya kamu tidak sampai merasa bahwa dilahirkan adalah sebuah dosa. Itu sudah menjadi takdir Tuhan yang tidak bisa kita lawan. Bersyukurlah dan jalani hidupmu sebaik mungkin.

4. Menyesal Setelah Ajal

Kalimat pada kutipan di atas diambil dari Surah An-Nisa’ ayat 18. Di situ tertulis bahwa banyak manusia yang melakukan dosa, baru merasa menyesal setelah ajalnya datang. Semoga kita tidak termasuk dalam golongan tersebut.

Baca Juga:   Segera Dijual, Burger Ulat Asli Swiss

Seperti yang tertulis pada ayat itu, Allah SWT telah menyiapkan siksa yang pedih bagi orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Mereka ingkar pada Tuhannya dan telah menyia-nyiakan tobat selagi masih ada waktu. Bagi umat muslim, ayat di atas tentu dapat dijadikan renungan.

5. Jadi Gila

Kadang-kadang sebagai manusia, kita kerap mengabaikan dan menganggap remeh kesalahan-kesalahan kecil. Sampai suatu ketika kesalahan yang kita lakukan bertambah banyak. Dosa kecil menjadi dosa besar.

Berdasarkan kutipan dari Sebastian Barry di atas, seseorang diibaratkan bisa menjadi gila karena kelalaiannya. Oleh sebab itu, ada baiknya kita segera bertobat pada Tuhan sebelum semuanya terlambat.