Kebakaran 42 Rumah di Kukar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 4 Miliar

REKANBOLA – Kebakaran di RT 07 dan RT 08 Loa Ipuh, Tenggarong, Kutai Kartanegara, dini hari tadi menghanguskan 42 rumah yang dihuni sekitar 50 KK. Akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah. Polisi melakukan olah TKP dan mengamankan kabel-kabel diduga mengakibatkan korsleting listrik yang menjadi sebab kebakaran.

“Perkiraan kerugian sekitar Rp 4 miliar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kutai Kartanegara, Marsidi, dikonfirmasi REKANBOLA, Selasa (19/3).

Marsidi menerangkan, dugaan sementara, kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik di rumah salah satu warga, sehingga menghanguskan bangunan tunggal, kos-kosan, hingga rumah bangsal.

“Diperkirakan akibat korsleting listrik rumah (bangs) di RT 08, tidak mengecek rumah sebelum meninggalkan rumah,” ujar Marsidi.

Sementara, sejak pagi hingga siang ini tadi, tim INAFIS Polres Kutai Kartanegara, melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dugaan kuat, kebakaran disebabkan korsleting listrik.

“Kami amankan kabel-kabel, yang diduga korslet dari 4 pintu rumah bangsalan. Kami juga bawa kipas angin, dan magic jar,” kata Kaur INAFIS Aiptu Dian Heri Wahyudi, dikonfirmasi terpisah.

Dian menerangkan, diduga terjadi pemakaian listrik berlebihan di salah satu rumah. Mengingat, 4 pintu rumah bangsal itu, hanya menggunakan 1 meteran listrik.

“Jadi, ada gangguan instalasi listrik di semua unit bangsal, yang didominasi pada alat-alat elektronik, yang terhubung dengan aliran listrik,” sebut Dian.

Diketahui, kebakaran menghanguskan puluhan rumah di Jalan Panjaitan, Loa Ipuh, Tenggarong, Kutai Kartanegara, sekira pukul 00.30 WITA dini hari tadi. Kobaran api baru bisa dipadamkan 2,5 jam kemudian, dengan turut melibatkan bantuan pemadam dari Samarinda. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu.

Baca Juga:   Mali Langsung Menulis Penjelasan Ini Karena Fotonya Dibanjiri Hujatan Netizen.