Kecelakaan Speedboat di Sungai Musi Diduga Akibat Pengemudi Mengantuk

REKANBOLA – Kecelakaan tunggal yang dialami speedboat ‘Awet Muda’ di Sungai Musi tadi siang diduga akibat pengemudi mengantuk. Tujuh penumpang tewas akibat musibah itu.

Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda Sumsel, AKBP Munaspin, mengungkapkan speedboat 200 PK itu awalnya dikemudikan Muhammad alias Mamat (meninggal) dari Banyuasin tujuan Palembang, Senin (18/3) pukul 08.30 WIB. Kapal itu mengangkut 37 penumpang dan sebagian di antaranya sudah turun di Dermaga PU Banyuasin.

Lantaran mengantuk, Mamat meminta kernetnya, Kodar (20/meninggal dunia) untuk menggantikannya. Sementara Mamat tidur di samping kemudi.

Dua jam perjalanan, tepatnya di perairan Jalur 10 Telang, Desa Upang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, kapal tiba-tiba berbelok mendadak ke pinggir sungai sebelah kanan. Dalam kecepatan tinggi, kapal menabrak pohon pedado yang membuat kapal hancur.

“Dugaan kuat, kecelakaan itu akibat pengemudi mengantuk. Saat kejadian, kemudi dikendalikan kernet, sedangkan pengemudinya tidur,” ungkap Munaspin.

Namun, kata dia, pihaknya tetap menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Beberapa penumpang selamat tengah dimintai keterangan. Serpihan kapal dikumpulkan untuk menambah data pengungkapan.

“Walaupun pengemudi dan kernetnya meninggal semua, kasus ini tetap kita selidiki agar menjadi pelajaran bagi pengemudi lain,” kata dia.

Sementara itu, Humas Basarnas Palembang Rio Taufan mengatakan, korban tewas akibat musibah itu sebanyak tujuh orang, satu di antaranya meninggal di Rumah Sakit AK Gani Palembang. Sedangkan korban selamat berjumlah 12 orang.

“Tidak ada lagi korban hilang. Data sementara ada tujuh korban tewas dan 12 selamat. Korban tewas termasuk juga pengemudi dan kernetnya,” kata Rio.

Penumpang Selamat:
1. Febro (21/L)
2. Setio (38/L)
3. Hainim (50/L)
4. Satimin (57/L)
5. Risa (15/P)
6. Marbiro (L)
7. Mr. X
8. Mr. X
9. Budi (30/L)
10. Aqila (1/P)
11. Feli (32/L)

Baca Juga:   TNI Buru Kelompok KKB Papua, Tangkap Hidup atau Mati

Meninggal dunia:
1. Muhidi (24/L)
2. Kusnul (60/L)
3. Sutarno (50/L)
4. Muhammad (50/L)
5. Kodar (20/L)
6. Sofian (63/L)
7. Ganjar (37/L)