Ketidakpastian global bikin saham properti di Indonesia melemah

Rekanbola.com –   Indeks harga saham gabungan (IHSG) beberapa hari terakhir mengalami pelemahan. Sejumlah sektor masuk ke dalam zona merah atau turun, salah satunya adalah properti.

Berikut beberapa perusahaan properti yang mengalami penurunan dikutip dari RTI Business.

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 40 poin atau 3,01 persen menjadi Rp 1.290. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), turun 12 poin atau 5,31 persen menjadi Rp 214.

Selanjutnya, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 75 poin atau 4,09 persen menjadi Rp 1.760. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) turun 30 poin atau 5,61 persen menjadi Rp 505.

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) turun 18 poin atau 4,55 persen menjadi Rp 378. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 45 poin atau 3,81 persen menjadi Rp 1.135.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, mengatakan melemahnya IHSG beberapa hari terakhir tidak akan berlangsung lama. Sebab, kondisi ekonomi dan harga komoditas saat ini masih bagus.

“Jadi pelemahan ini hanya persepsi sesaat. Karena ekonomi bagus, harga komoditas selama tiga bulan juga bagus,” katanya di Gedung BEI , Jakarta, Selasa (6/2).

Menurutnya, pelemahan terjadi karena adanya persepsi dari perekonomian dunia, terutama Amerika Serikat.

“Saya katakan bahwa jika hasil perusahaan pada 2017 bagus dan ekonomi bagus, ini semua hanya persepsi sesaat karena fundamental ekonomi dan perusahaan itu bagus,” ujarnya.

 

Baca Juga :

 

Baca Juga:   Koramil 19/Bangun Purba Gelar Latihan Bela Negara Bagi Para Remaja dan Pemuda

Hasil gambar untuk MInion logo