Kini F1 Tak Akan Menampilkan Wanita Cantik di Ajang Balapannya

Rekanbola.com –  Bukan hanya pebalap yang menjadi perhatian dalam ajang helatan Formula one (F1). Para wanita cantik atau grid girls menjadi bagian yang selalu ditunggu dalam setiap balapan. Namun sayangnya, di musim 2018 ini, para grid girls ini ditiadakan. Wah kenapa ya?

1. Penghapusan Grid Girls mulai diterapkan pada musim 2018 yang bakal dimulai pada Maret mendatang

Dikutip dari situs resmi Formula1, kabar mengenai penghapusan keberadaan grid girls muncul pada 31 Januari 2018. Penghapusan para wanita cantik ini dilakukan setelah berbagai pertimbangan. Perubahan ini juga berlaku untuk seri motor sport lainnya yang berlangsung selama Grandprix.

“Sejak tahun lalu kami telah melihat sejumlah area yang harus diperbaharui agar lebih selaras dengan visi kami untuk olahraga ini,” kata Managing Director Commercial Operations F1, Sean Bratches.

2. Grid Girls sendiri sudah ada beberapa dekade lalu. Mereka ditiadakan karena dinilai tidak sejalan dengan visi F1 dan bertentangan dengan norma yang ada

Keberadaan grid girls yang sudah terjadi beberapa dekade, lanjut dia, dinilai sudah tidak sejalan dengan visi F1 dan bertentangan dengan norma sosial modern. “Kami tidak yakin jika keberadaan grid girls ini sesuai atau relevan dengan Formula 1 dan penggemarnya di seluruh dunia,” lanjut dia.

Musim 2018 sendiri baru akan dimulai pada 25 Maret dengan Formula 1 Rolex Australian Grand Prix 2018 di Melbourne.

3. Keputusan ini didukung oleh aktivis wanita

Dikutip dari Bbc, Stuart Pringle, Managing Director Sirkuit Inggris Silverstone mendukung penuh keputusan F1 yang menghapus keberadaan grid girls. Ia menilai, grid girls sudah tidak lagi memiliki tempat dalam olahraga.
Keputusan penyelenggara F1 meniadakan grid girls disambut baik oleh Women Sport Trust.

Baca Juga:   Gara-Gara Sarri, Chelsea Ragu Amankan Mateo Kovacic

“Kami sangat menganjurkan olahraga speerti bersepeda, tinju dan UFC untuk mengikuti Formula 1 dan mempertimbangkan kembali penggunaan gadis-gadis di podium dan di ring,” ujarnya.

Women Sport Trust menilai, perubahan ini terjadi karena bisnis global yang mendorong bahwa wanita harus dihargai.

4. Namun sayangnya, penghapusan keberadaan grid girls ini membuat sejumlah wanita kehilangan sumber pendapatannya

aol

Seorang grid girl, Charlotte Gash merasa tidak sepakat atas keputusan F1. Ia merasa keputusan penyelenggara F1 sangat menjengkelkan. Meski tidak menjadikan profesi grid girls sebagai mata pencaharian utama, namun Charlotte mengatakan banyak wanita yang bergantung pada profesinya sebagai grid girls.

5. Grid Girls sendiri memiliki tugas untuk mempromosikan sponsor, memegang payung hingga mendampingi pembalap naik ke podium

abcnews

Untuk diketahui Grid Girls adalah model yang digunakan untuk melakukan tugas promosi biasanya memakai busana dari sponsor. Tugas mereka di F1 adalah memegang payung atau papan nama pengemudi di grid, dan mendampingi pembalap berjalan menuju podium.

Baca Juga :

 

 

Hasil gambar untuk MInion logo