Komplotan Pencuri 17 Motor Petani Malang Dibekuk di Surabaya

REKANBOLA – Dua kawanan pencuri dan penadah motor curian milik 17 petani di Malang dibekuk anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Salah seorang penadah lainnya masih buron.

Duo pencuri asal Lawang, Kabupaten Malang itu adalah Yudin alias Yudi (31) dan Mulason alias Boker (29). Sedangkan penadahnya Latip (37), teman sekampung dua pelaku lainnya.

“Salah satu dari mereka adalah residivis kasus pencurian accu (akumulator) Tahun 2018 lalu. Otaknya adalah si Yudi,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Leonard Sinambela, Selasa (12/3).

Dalam tiap aksinya, kata Leonard, Boker dan Yudi lebih dulu berpatroli menggunakan motor di area persawahan atau perkebunan. Jika melihat kendaraan yang ditinggal pemiliknya bekerja di sawah, keduanya langsung mengeksekusinya menggunakan kunci T dan membawa kabur.

“Kemudian motor curian tersebut dijual ke tersangka L (Latip), rata-rata seharga Rp 1,5 juta,” katanya.

Dari catatan polisi, mereka sudah beraksi di 17 TKP dalam kurun waktu 2018-2019. Yang dicuri, semuanya motor milik petani yang ditinggal di sekitar persawahan saat bekerja.

“Ada 17 motor yang berhasil kami sita. Pelaku ini memang pemain lama, selama itu mereka sudah beraksi dan meresahkan petani yang ada di kawasan Malang,” sambungnya.

Atas laporan para korbannya, polisi berhasil menangkap para pelaku di rumahnya masing-masing. Pihaknya masih memburu satu penadah motor curian lain berinisial N.

“Dia sudah kami tetapkan sebagai DPO (buron),” tutupnya.

Baca Juga:   Manfaat makanan pahit yang baik untuk kesehatan