KPK Malaysia Lacak Keberadaan Warga Inggris Terkait Kasus 1MDB

Rekanbola Komisi pemberantasan korupsi Malaysia (SPRM) menyelidiki seorang laki-laki warga Inggris untuk membantu menyelidiki perkara tingkat tinggi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Siaran pers SPRM di Kualalumpur pada Kamis (1/11), menyatakan laki-laki tersebut adalah Paul Geoffrey Stadlen, berlamatkan di Unit A-29-8 Blok A Loft Sentral Condominium, Jalan Stesen Sentral 5 KL Sentral 50470, Kualalumpur.

Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat yang mempunyai informasi mengenai Paul Stadlen diminta menghubungi Zuhaila Arip pada nomer 03-8870 0419 atau e-mail mohdfahmee@sprm.gov.my.

Sementara itu, harian “The Star” dalam pemberitaannya mengatakan berita bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia mencari praktisi hubungan masyarakat Paul Stadlen, warga negara Inggris yang diduga memicu beberapa kejadian.

Pria berusia 39 tahun itu menjadi terkenal pada 2015 setelah “blog” dan laman berita, termasuk Sarawak Report, menjelaskan gaya hidup mewahnya.

Namun, masalah dengan pemerintah Malaysia terjadi pada 2009, ketika perusahaan hubungan masyarakat dunia Apco mendapatkan kontrak pemerintah di Malaysia.

Laman PublicAffairsAsia kemudian melaporkan bahwa Stadlen sedang menuju Malaysia untuk menjadi direktur utama kantor baru di Kualalumpur untuk melayani pemerintah Malaysia dan Perdana Menteri Najib Razak.

“Kontrak itu diberikan setelah terjadi yang dikatakan orang dalam industri ‘quick fire pitch’, dengan mengalahkan Apco pesaingnya, termasuk Burson-Marsteller, untuk mendapatkan kontrak hubungan masyarakat dan peran komunikasi dengan pemerintah Malaysia,” kata PublicAffairsAsia.

Baca Juga:   Bos Cybersecurity Mundur setelah Ancam Tembak Mati Donald Trump

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *