Kuasa Hukum Dhani Sebut Jaksa Tak Masukan Vlog ‘Idiot’ Sebagai Barang Bukti

REKANBOLA – Barang bukti vlog kasus idiot musisi Ahmad Dhani dipersoalkan di persidangan. Sebab, vlog Dhani yang selama ini menjadi muara kasus rupanya tidak masuk dalam daftar barang bukti.

Padahal, vlog tersebut beberapa kali diputar dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Pada akhir persidangan, status vlog tersebut langsung dipertanyakan oleh tim kuasa hukum Ahmad Dhani.

Aldwin Rahadian, salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani mempertanyakan soal vlog tersebut. Padahal, selama ini polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap video tersebut secara forensik digital.

“Jaksa tidak memuat barang bukti video sesuai lab forensik digital dalam berita acara, berkode IMG 0218 mov. Itu harusnya,” ujarnya, Selasa (5/3).

Ia menambahkan, majelis hakim telah menetapkan bahwa jaksa tidak memasukkan video dalam daftar barang bukti yang menyangkut pokok materi perkara. Hal ini, tambahnya, berakibat video yang diputar di pengadilan dianggap ilegal karena tidak bersumber dari lab forensik digital.

“Kalau video itu tidak dijadikan barang bukti, ya wes sudah, perkaranya selesai. Video yang didapat jaksa tidak sesuai dengan yang ada diberita acara. Vlog yang didapat jaksa entah dari mana itu ilegal,” tambahnya.

Menanggapi itu, salah satu jaksa penuntut umum (JPU) Nur Rahman, enggan berkomentar. Ia beralasan, bahwa tanggapan soal vlog Dhani yang tidak masuk dalam daftar barang bukti harus satu pintu.

“Semua satu pintu ya, nanti pak Winarko (JPU) yang memberikan pernyataan,” kilahnya.

Ahmad Dhani sendiri dijerat dengan pasal 45 ayat 1 jo 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam vlog yang dibuatnya, Ahmad Dhani menyebutkan kata-kata ‘idiot’ dengan menunjuk serombongan orang yang tengah berdemo di luar hotel tempat dia menginap.

Baca Juga:   5 Pesona Lisa BLACKPINK yang Bikin Hati Penggemarnya Luluh