La Liga ke Amerika Serikat, Suara Suporter Diabaikan

Rekanbola – Kerja sama yang dijalin La Liga dengan Relevent untuk memainkan beberapa La Liga di Amerika Serikat dan Kanada terus menuai kecaman. Beberapa waktu lalu, para pemain La Liga berkumpul dan menyuarakan protes mereka, pemain merasa dirugikan karena harus bepergian ke Amerika Serikat hanya untuk memainkan laga La Liga.

Tak hanya pemain, para suporter sebenarnya turut dirugikan. Mereka terpaksa menonton tim kesayangannya melalui layar kaca, bahkan jika sebenarnya laga tersebut adalah laga kandang yang terasa seperti tandang.

Tentu tak banyak suporter yang memiliki kemampuan finansial untuk mendukung timnya secara langsung saat bermain di Amerika Serikat atau Kanada. Suporter merasa dirugikan, pemain pun demikian, hanya penyelenggara La Liga yang untung.

Malangnya, La Liga telanjur menandatangani perjanjian kerja sama tersebut untuk 15 tahun ke depan, yang berarti mau tak mau harus ada beberapa laga yang dihelat di Amerika Serikat dan Kanada

 

Suara Suporter

Wartawan sepak bola Spanyol, Sid Lowe mengecam keras keputusan La Liga yang sepihak. Dia menilai La Liga sengaja mengabaikan suara suporter saat membuat keputusan tersebut.

Selain itu, integritas La Liga juga patut dipertanyakan. Bermain di Amerika Serikat bisa mengancam mutu La Liga.

“Menurut saya hal itu (keputusan bermain di Amerika Serikat dan Kanda) sangat buruk dalam hal-hal prinsip mendasar. Salah satu elemen yang sangat saya cemaskan adalah para suporter,” jelas Lowe di skysports.

“Mereka (suporter) tak punya suara dan mereka tak pernah didengarkan. Itu lainnya yang saya tekankan adalah integritas kompetisi tersebut.”

 

Berpengaruh

Lebih lanjut, Lowe pun meyakini laga yang dipertandingkan di luar Spanyol akan sangat berpengaruh pada hasil pertandingan. Lowe sempat beradu argumen dengan presiden La Liga, Javier Tebas.

Baca Juga:   Gabung Chelsea, Barkley Diingatkan Mantan Rekan Seklubnya

Tebas menegaskan bahwa satu laga yang dipertandingkan di luar Spanyol tak akan banyak berpengaruh pada klasemen La Liga dan kekuatan tim. Namun Lowe membantahnya, dia percaya sedikit/banyak pengaruh itu pasti ada.

“Presiden La Liga (Javier Tebas) dengan kasar menggambarkan saya sebagai seorang yang fanatik setelah saya mengatakan ‘anda tak bisa membuang laga liga dari Spanyol’.”

“Mereka berpendapat bahwa ini hanyalah satu dari 380 laga, tetapi bahkan meskipun hanya satu laga, hal itu akan berpengaruh,” tutup Lowe.