Lawan Kroasia di Stadion Kosong, Pickford Merasa Beruntung

Rekanbola – Inggris akan melawan Kroasia di laga uji coba bertajuk UEFA Nations League (UNL), Jumat (12/10) malam waktu setempat. Pelatih kedua tim, Gareth Southgate dan Zlatko Dalic menegaskan siap menurunkan kekuatan terbaik timnya.

Laga ini akan jadi pertemuan pertama kedua tim setelah Piala Dunia 2018 lalu. Kala itu, Kroasia menyingkirkan Inggris di semifinal. Mimpi Inggris yang telah melambung terlalu tinggi justru dijatuhkan Kroasia, selangkah sebelum final.

Uniknya, laga ini akan digelar di stadion tanpa penonton karena Kroasia sedang menjalani hukuman kedua dari UEFA setelah insiden swastika di lapangan sebelum kualifikasi Euro 2016 kontra Italia. Hal ini berarti Inggris akan menghadapi Kroasia di kandangnya sendiri tanpa penonton.

Kondisi ini justru disambut positif oleh Pickford. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:

 

Positif

Menurut Pickford, bertanding melawan Kroasia di stadion kosong sangatlah menguntungkan. Dia mengakui penggemar sepak bola Kroasia memang sedikit gila dan terkadang kelewat batas, oleh sebab itu stadion kosong justru akan menguntungkan Inggris.

“Kami [Everton] pernah bermain di sana melawan Hajduk Split di kualifikasi Liga Europa dan rasanya penuh atomosfer permusuhan, fan mereka gila, saya benar-benar menikmati itu dan membuat saya siap menghadapi pertandingan,” ungkap Pickford di Sky Sports.

“Namun sekarang kami menghadapi larangan ‘tanpa penonton di stadion’, saya pikir karena bermain tandang kami seharusnya akan menghadapi pendukung yang keras, jadi semoga kondisi ini [tanpa penonton] bisa membantu kami.”

“Saya pikir laga ini akan terasa sedikit berbeda, tetapi yang terpenting adalah reaksi anda,” sambungnya.

 

Bukan Balas Dendam

Lebih lanjut, Pickford juga merasa kemenangan atas Kroasia akan terasa sangat manis bagi Inggris. Dia yakin saat ini setiap pemain Inggris memiliki motivasi ekstra karena kekalahan di semifinal Piala Dunia 2018 lalu.

Baca Juga:   Kini, City Juga Memburu Servis Emre Can

“Saya pikir kami hanya ingin pergi ke sana dan menunjukkan kualitas kami dan perkembangan yang sudah kami buat.”

“Jika menang, ini akan sedikit terasa seperti balas dendam, namun tujuan utamanya adalah mendapatkan kemenangan itu dan kami ingin mempertahankan momentumnya,” tutup Pickford.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *