Loyalis Prabowo Alihkan Dukungan ke Jokowi – Ma’ruf

Rekanbola – Ketua Umum Partai Rakyat Nugroho Prasetyo menyatakan dukungannya untuk memenangkan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Nugroho yang mengaku sudah tujuh tahun mengikuti Prabowo Subianto ini mengalihkan dukungannya untuk Jokowi demi menyelamatkan masa depan partai.

“Saya menyatakan dukungan terhadap Jokowi – Ma’ruf. Saya sudah tujuh tahun mengikuti Prabowo, pilihan ini tentu ada risiko dan konsekuensi yang saya terima,” kata Nugroho kepada JPNN.com, Selasa (2/1).

Nugroho mengutarakan, secara ideologi, dirinya tidak sejalan dengan Presiden Jokowi. Namun, dia menilai, jika mendukung Prabowo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, maka partainya mengalami penurunan popularitas.

Selain itu, lanjut dia, keputusan untuk mendukung pasangan dengan nomor urut satu ini atas dasar masukkan dari berbagai daerah dan kader, baik di pusat, maupun di daerah serta melalui pertimbangan matang yang memakan waktu lama.

Dia juga menilai, kinerja dan prestasi Jokowi tidak begitu buruk memimpin Indonesia. Selama empat tahun menjabat Jokowi memperlihatkan kemajuan di bidang ekonomi.

Mulai dari visi sekaligus perwujudan pemerataan pembangunan, pembangunan infrastruktur, stabilitas harga barang, peningkatan di bidang insvestasi, peningkatan ekspor, peningkatan ekonomi kreatif, kemajuan di bidang BUMN dan nasionalisasi sejumlah industri.

Kemudahan berusaha bagi pengusaha kecil dan menengah, perhatian untuk pembangunan perdesaan hingga perhatian pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama SDM milenial juga dikerjakan oleh Jokowi.

Selain itu, Nugroho juga menilai Jokowi sukses memajukan pembangunan di bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, kelautan, pertahanan-keamanan, dan olahraga.

Terutama penyelenggaraan sekaligus prestasi pada event Asian Games dan Asian Paragames.

“Partai Rakyat yang memiliki 2,5 juta kader, tersebar di 60 ribu desa dan kelurahan, siap bergerak total untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,” ungkap Nugroho.

Baca Juga:   Kane Berharap Bisa Bikin Banyak Gol di Piala Dunia 2018

Selanjutnya Nugroho, dalam kapasitasnya mengundang Presiden Jokowi untuk membuka Kongres Pertama Partai Rakyat di Solo pada 27 Januari 2019 mendatang.

Dia mengaku akan membuka Kongres Pertama Partai Rakyat dihadiri tiga ribu kadernya.