Luhut Minta LRT Medan Pakai Komponen Dalam Negeri Hingga 60%

EKONOMI

Please enter banners and links.

Rekanbola – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan siang ini menggelar rapat bersama Pemerintah Provinsi Kota Medan terkait light rapid transit (LRT).

Menurut Kepala Bappeda Kota Medan Wiriya Alrahman saat ini pihaknya sedang menetapkan besaran dari capex dan opex untuk pembangunan LRT Medan. Ia pun memperkirakan capex mencapai Rp 13,339 triliun.

Namun, angka tersebut dinilai terlalu tinggi dan memberatkan karena capex akan berasal dari anggaran pemerintah pusat. Oleh karena itu Luhut meminta agar proyek tersebut menggunakan lebih banyak komponen dalam negeri.

“Ancar-ancarnya ada Rp 13,339 triliun berdasarkan US$ 2017. Itu harapan Pak Luhut dalam negeri diperbesar karena bisa saja diturunkan kan porsinya konten luar.

Jadi dalam negeri jauh lebih besar kalau bisa 60%,” ungkapnya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Lebih lanjut, ia memaparkan pembiayaan opex rencanannya akan masuk dalam skema kemitraan pemerintah dan badan usaha (KPBU). Di mana akan dimulai pada kuartal III 2018.

“Kami harap masa transaksi masuk di September. Finansial closing diharap di 2019 akhir atau 2020,” ungkapnya.

Sementara itu, LRT Medan akan dibangun sepanjang 17,3 kilometer dari Lau Cih di bagian Selatan ke Aksara di bagian Utara Medan.

 

( Sumber : detik.com )