Mane Emosi Jiwa Usai Ditarik Keluar di Laga Burnley vs Liverpool, Ini Klarifikasi Klopp

REKANBOLA – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengklarifikasi bahwa Sadio Mane marah-marah di bangku cadangan saat lawan Burnley bukan karena ia ditarik keluar di babak kedua.

Mane menjadi starter di laga yang dihelat di Turf Moor, Sabtu (31/08/2019). Pemain asal Senegal ini ikut mencetak satu gol di pertandingan tersebut.

Gol yang dicetaknya tercipta pada menit ke-37. Ia menjebol gawang sang tuan rumah dengan tendangan datar melengkung, usai mendapat umpan dari Roberto Firmino.

Pada akhirnya Liverpool berhasil menang telak 3-0. Dua gol lainnya tercipta dari bunuh diri Chris Wood dan Roberto Firmino.

Emosi Jiwa

Mane ditarik keluar oleh Klopp sekitar lima menit jelang bubaran. Ia digantikan oleh Divock Origi.

Saat berada di bangku cadangan, Mane terlihat emosi jiwa. Ia kemudian tampak mengomel pada Klopp, sebelum akhirnya ditenangkan oleh James Milner.

“Sadio adalah pria yang emosional, itu bagus, kita semua adalah individu,” katanya pada Sky Sports.

“Sesuatu berjalan tidak seperti yang ia inginkan, itu bukan soal pergantian. Kami akan mengklarifikasi, seperti yang selalu kami lakukan, di ruang ganti,” tegas Klopp.

Mane sendiri diduga emosi jiwa karena tak diumpan oleh Mohamed Salah di laga tersebut. Padahal saat itu ia berada dalam kondisi lebih menguntungkan untuk bisa mencetak gol.

Pertahankan Performa

Kemenangan atas Burnley terasa istimewa bagi Liverpool. Mereka kini mencetak rekor 13 kemenangan beruntun. Hal itu belum pernah terjadi sebelumnya di sepanjang sejarah berdirinya klub.

Klopp tentu senang timnya bisa mencatatkan hasil sebagus itu. Namun ia berharap setelah jeda internasional nanti, Liverpool tetap bisa mempertahankan performanya.

“Saya tidak tahu sebelum pertandingan bahwa kami memiliki 12 kemenangan beruntun tetapi sekarang sudah 13. Newcastle sedang menunggu di sisi lain dari dua pertandingan internasional untuk sebagian besar pemain ini,” ujarnya.

Baca Juga:   Kalahkan West Brom, Hazard: Inilah Chelsea Yang Sebenarnya!

“Kami ingin mereka semua kembali sehat untuk apa yang akan menjadi pertandingan luar biasa intens dari lima pertandingan tandang dan satu pertandingan kandang,” imbuh Klopp.

“Kami memiliki banyak perjalanan dan banyak hal yang harus dilakukan, tetapi jika kami bermain seperti hari ini dengan sikap yang sama, kami memiliki peluang bagus untuk memenangkan lebih banyak pertandingan,” tandasnya.

Liverpool akan berduel melawan Newcastle pada 14 September 2019. Setelah itu Jurgen Klopp akan memimpin pasukannya berlaga di Liga Champions kontra Napoli di Italia empat hari berselang.