Marcos Alonso Lintas Generasi dan Dua Kemenangan di Wembley

Rekanbola – Sejauh ini, Spanyol baru pernah dua kali mengalahkan Inggris di Wembley. Yang pertama adalah pada tahun 1981 silam, sedangkan yang kedua diraih dini hari tadi.

Dua kemenangan itu sama-sama didapatkan Spanyol dengan skor 2-1, dalam laga uji coba, dan semua golnya tercipta di babak pertama. Uniknya lagi, dua kemenangan itu sama-sama menampilkan Marcos Alonso di tim La Furia Roja. Marcos Alonso yang pertama adalah sang ayah, sedangkan Marcos Alonso yang kedua adalah anaknya.

Spanyol menghadapi Inggris di Wembley pada pertandingan pertama mereka di UEFA Nations League A Grup 4, Minggu (09/9). Kebobolan terlebih dahulu, Spanyol berbalik menang 2-1 dan pulang membawa hasil yang memuaskan.

Inggris membuka keunggulan lewat gol Marcus Rashford di menit 11, tapi gagal mempertahankannya. Spanyol membalikkan skor melalui gol-gol Saul Niguez menit 13 dan Rodrigo Moreno menit 32.

Ini adalah kemenangan kedua Spanyol di Wembley (M2 S2 K5).

Kemenangan pertama di Wembley diraih Spanyol dalam uji coba melawan Inggris pada 25 Maret 1981. Salah satu pemain di starting XI Spanyol dalam laga tersebut adalah sayap kanan Atletico Madrid yang bernama Marcos Alonso Pena.

Spanyol unggul lewat gol Satrustegui menit 4, dan Inggris menyamakan kedudukan melalui gol Glenn Hoddle menit 27. Gol penentu kemenangan Spanyol dicetak oleh Jesus Zamora pada menit 32.

Baca Juga:   Higuain Impikan Trofi Liga Champions Bersama Juventus

Dini hari tadi, anak dari Marcos Alonso Pena ikut membantu Spanyol meraih kemenangan keduanya atas Inggris di Wembley. Pemain tersebut adalah Marcos Alonso Mendoza, bek sayap kiri La Furia Roja yang saat ini bermain untuk klub Chelsea di Inggris.

Marcos Alonso Lintas Generasi dan Dua Kemenangan di Wembley

Marcos Alonso Mendoza adalah generasi ketiga Marcos Alonso yang memperkuat tim nasional Spanyol.

Dinasti ini diawali oleh sang kakek Marcos Alonso Imaz. Bek klub Real Madrid periode 1954-1962 itu memainkan dua pertandingan internasional untuk tim senior Spanyol antara 1955 dan 1960.

Jejak itu kemudian diikuti oleh anak, kemudian cucunya.

Scroll ke bawah untuk melihat susunan pemain, statistik, serta hasil, jadwal dan klasemen dari Grup 4.

 

Susunan Pemain dan Statistik

Inggris (3-1-4-2): Jordan Pickford; Joe Gomez, John Stones (kuning 66), Harry Maguire; Jordan Henderson (kuning 18) (Eric Dier 64); Kieran Trippier, Jesse Lingard, Dele Alli, Luke Shaw (kuning 41) (Danny Rose 53 – kuning 90+4); Marcus Rashford (Welbeck 90+4), Harry Kane. Pelatih: Gareth Southgate.

Spanyol (4-3-3): David de Gea; Daniel Carvajal (kuning 83), Nacho, Sergio Ramos, Marcos Alonso (Inigo Martinez 87); Thiago Alcantara (Sergi Roberto (80), Sergio Busquets, Saul Niguez; Rodrigo Moreno, Isco, Iago Aspas (Marco Asensio 68). Pelatih: Luis Enrique.

Statistik Inggris vs Spanyol (via UEFA.com)

  • Penguasaan bola: 47% – 53%
  • Tembakan: 11 – 11
  • Tembakan tepat sasaran: 6 – 4
  • Tembakan melenceng: 3 – 5
  • Tembakan diblok: 2 – 2
  • Operan: 523 – 626
  • Operan sukses: 447 – 570
  • Pelanggaran: 15 – 9
  • Kartu kuning: 4 – 1
  • Kartu merah: 0 – 0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *