Masih Lesu, IHSG Melemah Lagi ke 6.079

Rekanbola.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pergerakan negatif pada sesi I siang ini. IHSG ditutup turun 31,87 poin (0,52%) ke 6.079.

Sementara nilai tukar rupiah masih tampak lesu di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Siang ini dolar AS berada di Rp 14.635.

Pada perdagangan pre opening, IHSG melemah 16,011 poin (0,26%) ke 6.095,349. Indeks LQ45 turun 3,997 (0,41%) ke 970,992.

Membuka perdagangan, Selasa (11/12/2018), IHSG melanjutkan pelemahan 9,73 poin (0,16%) ke 6.101,234. Indeks LQ45 juga melemah 3,3 poin (0,32%) ke 971,592.

Pada pukul 09.05 JATS, IHSG masih melanjutkan pelemahan dengan turun 5,7 poin (0,09%) ke level 6.105. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,94 poin (0,22%) ke level 972,795.

Pada jeda siang, IHSG turun 31,87 poin (0,52%) ke level 6.079,48. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,86 poin (0,6%) ke 969,127.

Perdagangan saham terpantau sepi sebanyak 227.778 kali dengan nilai transaksi Rp 3,7 triliun. Sebanyak 137 saham menguat, 219 saham turun dan 129 saham tidak berubah.

Sementara itu, indeks utama bursa saham AS kompak ditutup dalam zona hijau. Indeks Dow Jones naik tipis 0,14%, S&P menguat 0,18%, dan Nasdaq terangkat 0,74%.

Terbatasnya pergerakan indeks utama AS salah satunya dikarenakan meningkatnya kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan AS di tengah perlambatan global dan keraguan tentang kelancaran untuk keluarnya Inggris dari Uni Eropa setelah Perdana Menteri Theresa May secara tiba-tiba menunda pemungutan suara parlemen pada kesepakatan Brexit-nya.

Bursa saham Asia juga bergerak variatif siang ini. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Hang Seng naik 0,05% ke 25.764,65
  • Indeks Komposit Shanghai naik 0,28% ke 2.591,78
  • Indeks Strait Times melemah 0,42% ke 3.059,43
  • Indeks Nikkei 225 berkurang 0,47% ke 21.120,37

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Merck (MERK) naik Rp 1.200 ke Rp 7.675, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 20.200, AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 170 ke Rp 4.140 dan Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 150 ke Rp 11.800.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.675 ke Rp 81.125, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 750 ke Rp 20.000, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 450 ke Rp 11.025 dan Charoen Pokphand (CPIN) turun Rp 350 ke Rp 6.650.

Baca Juga:   Usaha Kecil, Merek Global, dan Ekonomi 'Rest Area'