Mendarat dari Jambi, Ma’ruf Amin langsung jenguk sahabat lama di RSPI

Rekanbola – Bakal Cawapres Ma’ruf Amin menjenguk Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta, K.H Syukron Ma’mun di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta, Jumat malam (14/9). Ma’ruf langsung mendatangi koleganya itu usai pulang dari luar kota.

“Saat mendarat di Cengkareng, seusai kunjungan Ke Jambi, Abah mendengar kabar bahwa Kyai Syukron sedang dirawat. Abah langsung meminta sopir pribadinya untuk singgah ke RSPI sebelum pulang ke Koja,” kata Koordinator Asisten Rais Aam PBNU, Mashudi Abdurrahman lewat keterangan tertulis, Sabtu (15/9).

Cak Uday, sapaan akrabnya menjelaskan, kunjungan Ma’ruf ke RSPI tak terkait urusan politik. Melainkan urusan silaturahim antar sahabat lama. “Beliau menjenguk secara pribadi. Hanya bersama keluarga, tidak didampingi asisten dan ajudan,” katanya.

Dikesempatan sama, Putra kiai Syukron Muhammad Faiz Syukron Ma’mun mengatakan ayahnya dan KH Ma’aruf berbincang akrab. Keduanya saling berbagi kenangan lama.

“Mereka langsung berbincang akrab, karena kebetulan, Kyai Syukron juga sudah sehat, dalam masa pemulihan. Kunjungan sahabat lama saja, bahkan sempat bernostalgia dengan berbahtsulmasail persoalan keummatan dilihat dari kacamata fiqih beliau berdua,” tuturnya.

Gus Faiz sapaan akrabnya mengungkap, keduanya berbincang seputar kitab kuning khas NU. Para sepuh itu juga berbicara fiqih dan saling melontarkan candaan antar sahabat.

“Perbincangan keduanya diakhiri dengan saling mendoakan agar Allah SWT memberikan yang terbaik kepada Kyai Syukron dan Kyai Ma’ruf juga umat ini,” papar Gus Faiz.

Sementara, Komandan Banser Jakarta Timur, yang juga santri dari Kyai Syukron, Muhammad Ibond Firdaus mengungkapkan, persahabatan KH Ma’aruf dengan Kyai Syukron terjalin cukup lama. Keduanya merupakan aktivis NU sejak era kepemimpinan Al Maghfurlah, K.H Idham Chalid, Ketua PBNU yang mendapat gelar pahlawan nasional.

Baca Juga:   Deddy Mizwar Jadi Jubir Lawan, PKS Mengaku Jokowi Pandai PDKT

“Kyai Syukron itu muridnya Kyai Idham Chalid, Kyai Ma’ruf juga. Mereka aktif di NU Jakarta dan dakwah islamiyah serta pendidikan sejak tahun 1968. Sebagai sahabat, wajar kalo Kyai Ma’ruf menjenguk Kyai Syukron,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *