Mengaku Pakai Data BNN, Prabowo Sebut 72 Kartel Narkoba Internasional Masuk Indonesia

REKANBOLA – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan saat ini ada 72 kartel narkoba masuk ke Indonesia. Jumlah tersebut berdasarkan data yang dia terima dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

Prabowo menyampaikan itu saat berpidato di Kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/3) malam.

“Dari BNN sendiri, kepolisian, mengatakan ada 72 kartel internasional masuk Indonesia. Saya pakai semua data resmi, saya tidak ngarang, saya tidak berani bikin hoaks-hoaks,” tegas Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menyampaikan data BNN tentang pengguna narkoba dari tahun 2015. Dia khawatir jumlah pengguna barang haram tersebut makin membesar dan menggerogoti generasi bangsa.

“BNN sendiri mengatakan bahwa sampai 2015, pengguna narkoba itu 5,9 juta. Tapi enggak ada data dari 2016, 2017 dan 2018. Tapi kalau lihat kenaikan data penambahan sama, kemungkinan 8 juta,” ucap Prabowo.

“8 juta anak-anak kita kena narkoba. Berarti bayangkan lebih besar dari penduduk Singapura. Kalau diteruskan 10 tahun lagi, bagaimana mau? 20 juta anak-anak kita candu narkoba,” kata mantan Danjen Kopassus itu.

Baca Juga:   Semburan Abu Vulkanik Bromo Meluas Hingga ke Lumajang