Menhub Minta Maaf soal Sistem Satu Arah Tol Cawang-Cipali

Rekanbola – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta maaf kepada masyarakat atas pemberlakuan  sistem satu arah atau one way  ruas Tol Palimanan Cikampek hingga ke arah Cawang, Jakarta Timur sepanjang 140 kilometer.

Pemberlakuan itu diberlakukan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di tol Palimanan hingga Cikampek (tol Cipali), sejak Senin (18/6) malam hingga Selasa (19/6) dini hari

“Saya secara pribadi minta maaf atas kebijakan itu,” kata Kata Budi di sela-sela kunjungan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Penutupan arus dilakukan mulai dari KM 3 tol Cikampek hingga KM 143 tol Cipali sejak Senin pukul 23.15 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Akibat pemberlakuan sistem satu arah itu, kendaraan dari arah Cawang menuju Cikampek tidak dapat melintas di ruas tol Cikampek.

Budi mengatakan pemerintah telah memberitahukan soal kemungkinan dua rekayasa lalu lintas, yakni sistem lawan arus dan satu arah.

Kendati demikian, sosialisasi ini dinilai kurang maksimal, sehingga banyak pengemudi yang hendak keluar Jakarta merasa dirugikan.

“Kami akan coba sosialisasikan kemungkinan-kemungkinan rekayasa yang akan dilakukan,” kata Budi.

Kepala Posko Harian Kementerian Perhubungan Adi Karsyaf, sistem one way digunakan karena sistem contraflow tidak efektif untuk mengurai kemacetan

“Kemarin terapkan Contraflow tidak mempan,” kata Adi.

Padatnya arus balik ini disebabkan oleh para pemudik kembali di saat waktu yang bersamaan. Oleh karena itu ruas jalan tol Jakarta-Cikampek tidak bisa mendistribusikan volume kendaraan.

Kemenhub berencana memberlakukan kembali sistem satu arah di Tol Cikampek, sore ini untuk mengantisipasi puncak arus balik yang diprediksi terjadi malam ini.

 

 

Baca Juga:   Habiskan 12 Juta, Pasangan Ini Memiliki Rak Buku Unik di Huniannya

(Sumber : cnnindonesia.com)