Menjambret untuk ongkos bulan madu, Wisnu dibekuk dua hari setelah menikah

Rekanbola – Baru saja menikmati hari-hari bahagia usai menikah, Wisnu Prasetiyo (27) harus merasakan jeruji besi. Sebelum menikah, dia terlibat dalam aksi penjambretan seorang mahasiswi.

Penjambretan itu dilakukan dua hari sebelum ijab kabul di Jalan Airodillah, Kelurahan 30 Ilir D IV, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Kamis (30/8) pagi. Wisnu mengambil tas milik korban.

Korban yang mengalami luka berat akibat jatuh dan terseret sempat mengenali wajah Wisnu dan melaporkan ciri-cirinya ke polisi. Saat kejadian handphone dan uang dengan total kerugian Rp 10 juta milik korban digasak Wisnu.

Polisi yang menyelidiki laporan itu akhirnya meringkus Wisnu di kawasan Kambang Iwak, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Saat itu, tersangka bermaksud menjual barang hasil jambret ke seseorang.

Tersangka mengaku uang hasil menjambret akan digunakannya untuk bulan madu bersama istrinya. Namun, rencana itu gagal karena lebih dulu ditangkap polisi.

“Saya sengaja menjambret sebelum nikah biar ada modal buat bulan madu, tapi saya simpan dulu, HP-nya mau dijual habis nikahan,” ungkap Wisnu di Mapolresta Palembang, Senin (10/9).

Setelah tertangkap, Wisnu mengaku menyesal. Dia mengkhawatirkan psikologi istri yang baru saja dinikahinya itu. “Dia pasti malu sama tetangga, pasti menyesal juga nikah sama saya,” kata dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengungkapkan, tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara. Pihaknya tidak memberikan kebijaksanaan kepada tersangka dengan alasan baru saja melangsungkan pernikahan.

“Ulah tersangka membuat korban luka berat, tidak ada ampun, masih tetap kita proses secara hukum,” tegas Yon.

Baca Juga:   Beredar surat Menteri Rini izikan Pertamina jual aset