Mesin Poker di Melbourne Raup Keuntungan Terbesar dalam 10 Tahun

REKANBOLA –   Tidak ada orang yang menang bila berjudi dengan mesin. Hal ini dibuktikan dengan bahwa sepanjang tahun lalu di negara bagian Victoria (Australia), mesin judi poker meraup pendapatan $ AUD 2,7 miliar.

Ini adalah angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir, dan mesin yang mendapat banyak pemasukan tersebut berasal dari tempat dimana sebagian warganya berpendapat rendah.

Angka terbaru yang dikeluarkan oleh Komisi Pengatur Perjudian dan Penjualan Minuman Keras di Victoria menggambarkan kerugian yang dialami oleh warga yang berjudi di 26.384 mesin poker dari tahun 2008-2009.

MesinPoker Yang Paling Banyak Menghasilkan

Penghasilan terbesar mesin poker di kota praja di Melbourne:

  1. Brimbank: $139,5 juta
  2. Casey: $131,5 juta
  3. Greater Dandenong: $121,4 juta
  4. Greater Geelong: $118,8 juta
  5. Whittlesea: $118,5 juta
  6. Monash: $111,9 juta
  7. Hume: $109,6 juta
  8. Wyndham: $105,5 juta
  9. Kingston: $86,3 juta
  10. Mornington Peninsula: $84,0 juta

    Source: Victorian Commission for Gambling and Liquor Regulation

Angka yang diraup oleh mesin tersebut sebagian kemudian dibayarkan dalam bentuk pajak bagi pemerintah negara bagian Victoria, yang mendapatkan pajak $AUD 1,1 miliar.

Angka kerugian tersebut masih belum termasuk mereka yang bermain di 2.600 mesin poker milik Crown Casino, kasino terbesar di kota Melbourne.

Mereka yang bermain di wilayah kotapraja Brimbank, di Melbourne Barat Daya, menderita kerugian paling besar, yaitu sebanyak $AUD 139,5 juta.

Mesin poker yang ditempatkan di Epping Plaza Hotel di Melbourne Timur meraup pendapatan terbesar lebih dari $AUD 20 juta dolar dari mereka yang bermain di 100 mesin poker di sana.

Besarnya kerugian yang dialami warga dalam berjudi menggunakan mesin poker kembali menimbulkan seruan bagi reformasi di industri mesin poker, dan juga desakan kepada pemerintah negara bagian untuk menghentikan apa yang disebut ‘kecanduan’ mendapatkan penghasilan pajak dari industri perjudian.

Dengan pemilihan negara bagian tinggal empat bulan lagi yang akan dilangsungkan bulan November, para walikota dan Partai Hijau sudah melakukan lobi agar masalah perjudian ini menjadi isu utama selama kampanye.

Biggestlosses byvenueBiggestlosses byvenueVenueLossesNumber ofmachinesEpping Plaza Hotel $20.8m 100Plough Hotel (MillPark) $19.4m 100BerwickSprings Hotel $18.9m 105Keysborough Hotel $18.2m 89GladstonePark Hotel $17.6m 86SkywaysTaverner (AirportWest) $17.5m 96Kealba Hotel $17.5m 86BundooraTaverner $17.4m 96Rosstown Hotel (Carnegie) $17.2m 103RoxburghPark Hotel $17m 80

Source: Victorian Commission for Gambling and Liquor Regulation

Kedua partai besar di Australia Partai Buruh, dan Partai Liberal tahun lalu setuju bagi peningkatan ijin lisensi bagi mesin poker dari 10 tahun menjadi 20 tahun, yang menurut kalangan industri akan memberikan kepastian bagi mereka untuk melakukan investasi.

Direktur Aliansi bagi Reformasi Perjudian Tim Costello mengatakan dia terganggu dengan data terbaru ini, dan menyebut mesin poker adalah ‘shabu shabu industri perjudian.”

“Angka-angka ini tidak berbohong. Kedua partai besar di Victoria membuat peraturan untuk meningkatkan keburukan, dan hari ini mereka harus berani menjelaskan apa yang terjadi.” kata Costelllo.

Mereka yang menentang perjudian menghendaki jumlah taruhan maksimal untuk mesin adalah $AUD 1 (sekitar Rp 10 ribu), dan bukannya seperti sekarang $AUD 5, guna menghentikan kecanduan akan judi mesin poker.

 

 

( Sumber : detik.com )

Baca Juga:   Prediksi Skor World Cup Perancis VS Australia 16 Juni 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *