Meski Jarang Bikin Gol, Giroud Tetaplah Pemain Penting Prancis

Rekanbola – Pelatih Prancis, Didier Deschamps menggarisbawahi pentingnya Olivier Giroud bagi timnya. Meski jarang bikin gol, Giroud tetaplah kepingan penting dalam taktik racikan Deschamps.

Giroud terakhir mencetak gol saat Prancis mengalahkan Republik Irlandia (2-0) pada Mei 2018 lalu. Setelah itu, dia tak lagi menemukan golnya. Giroud bahkan tak mencetak gol saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 lalu.

Kualitas Giroud pun diragukan. Dia dinilai tak pantas tampil bersama tim Prancis dan pantas digantikan oleh penyerang lainnya. Terlebih, skuat Prancis saat ini terbilang sebagai salah satu yang paling lengkap. Ada banyak pemain yang siap menggantikan Giroud jika tampil buruk.

Namun Deschamps tak sepakat. Dia percaya Giroud adalah salah satu pencetak gol terbaik yang dimiliki Prancis. Baca penjelasannya di bawah ini:

 

Periode Paceklik

Menurut Deschamps, adalah hal wajar jika seorang striker mengalami paceklik gol. Dia  menilai Giroud hanya sedang mengalami periode tak produktif, yang akan segara berganti jadi produktif kembali.

“Seorang penyerang mengalami periode pendek atau panjang saat mereka tak selalu efisien,” buka Deschamps di fourfourtwo.

“Sebelum periode itu, dia (Giroud) mencetak beberapa gol beruntun. Dia adalah pencetak gol keempat terbaik kami.”

 

Kehilangan

Lebih lanjut, Deschamps menegaskan bagaimana permainan Prancis tampak berbeda jika tak ada Giroud. Meski tak mencetak gol, keberadaan Giroud di lapangan tetaplah hal penting. Dia pun berharap Giroud akan segera menemukan golnya kembali.

“Dia punya permainan yang berbeda, itu penting. Dia tak seperti pemain lainnya. Ketika dia tak ada, kami menyadari betapa dia berguna untuk kami.”

“Tentu saja, dia harus fokus menemukan gol itu. Secara pribadi, saya tak menyembunyikan bahwa mencetak gol akan berdampak baik untuknya, seperti penyerang lain yang tak terlalu efektif,” tandasnya.

Baca Juga:   Hasil Pertandingan Uruguay vs Portugal: Skor 2-1

Giroud akhirnya kembali membuka keran golnya saat Prancis mengalahkan Belanda pada UEFA Nations League (UNL), Senin (10/9) dini hari WIB.