Mitsubishi Indonesia Cetak Penjualan Tertinggi dalam 48 Tahun

REKANBOLA – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan pencapaian penjualan retail tertinggi sebesar 146.805 unit pada periode Januari-Desember 2018.

Angka penjualan tersebut sekaligus menjadi angka penjualan terbesar untuk model kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi, selama 48 tahun kehadiran
kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia.

Kontribusi terbesar dari lini kendaraan penumpang Mitsubishi sebesar 98.964 unit dan kendaraan niaga ringan mencapai 47.841 unit.

Angka penjualan tersebut naik lebih dari 84 persen dibandingkan capaian periode sebelumnya, sekaligus meningkatkan persentase pangsa pasar kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia menjadi 14,2 persen.

Kontribusi signifikan diberikan oleh segmen kendaraan penumpang Mitsubishi yang naik lebih dari 174 persen dari periode sebelumnya, yang didominasi penjualan model Xpander yang sangat baik dengan kontribusi lebih dari 70 persen terhadap total penjualan.

“Dan sebagai ‘challenger’, di tahun 2018 ini kami telah berhasil mencatatkan banyak prestasi dalam kiprah Mitsubishi Motors di Indonesia, mulai dari menjadi distributor Mitsubishi Motors dengan penjualan terbesar di dunia, hingga capaian angka penjualan kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi terbesar selama berbisnis di Indonesia selama 48 tahun,” kata Direktur Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI Irwan Kuncoro dalam keterangan tertulis.

Saat ini MMKSI ditopang 125 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan dealer tersebut siap memberikan layanan 3S yang meliputi: (sales) penjualan, (after-sales) purna jual dan atau (spare parts) ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan oleh konsumen Mitsubishi.

Seiring dengan meningkatnya volume penjualan Mitsubishi di segmen kendaraan penumpang dan niaga ringan, PT MMKSI menargetkan total 143 outlet diler kendaraan
penumpang Mitsubishi dapat diresmikan pada akhir Maret 2019 untuk menjangkau menjaga penetrasinya di Indonesia.

Baca Juga:   Indonesia Akan Bikin 160 Ribu Xpander per Tahun