Modus ojek online, 2 bandit jalanan di Surabaya ditembak saat incar motor wanita

Rekanbola – Tepergok polisi saat hendak menggasak motor terparkir di rumah korban di Jalan Simo Mulyo, Surabaya, dua bandit jalanan ditembak polisi. Biasanya, mereka menggunakan jaket ojek online saat beraksi untuk menyamarkan identitas.

Kedua pelaku adalah; Mustofa (42), warga Simo Mulyo dan Rohim (25), warga Simohilir. “Mereka beraksi sekitar pukul 03.00 Wib di daerah Simo Mulyo,” kata Kanit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Senin (10/9).

Dijelaskan Bima, saat dilumpuhkan dengan timah panas, keduanya akan mengambil motor milik Putri Utari. “Dan kebetulan, di sekitar kejadian ada anggota Tim Resmob yang tengah melakukan patroli rutin, sehingga langsung melakukan tindakan penangkapan,” papar Bima.

Namun karena berusaha kabur, lanjutnya, polisi terpaksa melumpuhkan keduanya dengan timah panas setelah memberi tembakan peringatan. “Kaki keduanya terpaksa kami lumpuhkan,” tegasnya.

Salah satu pelaku, tambah Bima, merupakan residivis yang sudah tiga kali keluar-masuk penjara. “Sedangkan satu tersangka, ditengarai adalah rekrutan komplotan baru, atau pelaku yang baru bergabung.”

Modus yang biasa dilakukan kedua tersangka adalah dengan berpura-pura menjadi sopir ojek online yang tengah mengantarkan langganan. “Jadi salah satu pelaku menggunakan jaket ojek online. Kami menduga, jaket atau atribut ini hanya untuk kamuflase agar tidak dicurigai korban,” katanya.

Pelaku mengaku sudah tiga kali menjalankan aksinya di Surabaya dan Sidoarjo. Untuk hasil curiannya, dijual oleh tersangka ke seorang penadah di Madura. “Dijual ke Madura,” kata Mustofa.

Selanjutnya, tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Sementara barang bukti yang diamankan petugas antara lain, satu unit kendaraan hasil curian yaitu Honda Vario, satu kendaraan yang digunakan untuk sarana kejahatan yaitu Honda Beat, satu kunci T, dan sebuah jaket ojek online.

Baca Juga:   ISIS Klaim Jadi Dalang Bom 3 Gereja di Surabaya