Mustahil Bagi Agnieszka Radwanska Kembali Ke Dunia Tenis

Rekanbola – Mantan finalis Wimbledon, Agnieszka Radwanska tidak melihat peluang bahwa suatu hari nanti ia akan mengubah keputusannya pensiun dari dunia tenis pada usia 29 tahun dengan mengatakan, “Ini adalah akhirnya”.

Bulan lalu, mantan petenis peringkat 10 besar, Radwanska mengumumkan bahwa ia akan mundur dari dunia tenis akibat cedera. Radwanska telah disulitkan dengan masalah kaki dalam beberapa bulan terakhir yang membuat gerakannya terbatas.

Di sepanjang kariernya, Radwanska merupakan petenis Polandia pertama yang melenggang ke final Grand Slam di Open Era dan petenis Polandia pertama yang mengantongi hadiah uang lebih dari 1 juta dolar AS.

“Hidup telah mengajarkan saya untuk tidak pernah mengatakan tidak pernah, tetapi bagi saya ini adalah akhirnya. Saya sampai pada halangan yang tidak bisa lagi saya lewati. Saat ini, saya minimal membutuhkan waktu satu atau dua tahun untuk memulihkan diri dan beristirahat,” ungkap Radwanska kepada surat kabar Polandia, Przeglad Sportowy awal pekan ini.

Keputusan Radwanska untuk mengakhiri 13 tahun kariernya di dunia tenis bukanlah keputusan yang mudah. Sebelum mengambil keputusan tersebut, ia banyak berdiskusi dengan ahli medis profesional tentang kesehatannya saat ini. Musim ini, ia memenangkan 14 dari 28 pertandingan yang dilakoninya. Pencapaian terbaik Radwanska diraihnya di Eastbourne Open ketika ia lolos ke semifinal sebelum kalah dari Aryna Sabalenka.

“Saya telah memikirkannya untuk waktu yang lama. Percayalah, itu bukan keputusan yang diambil tiba-tiba. Saya mengalami pergumulan dalam benak saya selama berminggu-minggu. Saya berkonsultasi dengan para dokter, terapis saya, dan kami menganalisis kondisi kesehatan saya saat ini dengan keseluruhan tim saya,” papar Radwanska.

Baca Juga:   Jadwal Wakil Indonesia pada Semifinal Bulutangkis Asian Games 2018, Senin 27 Agustus

“Setelah melakukan sejumlah konsultasi, saya mencapai kesimpulan bahwa membangun semuanya dalam setengah tahun adalah hal yang mustahil.”

Pada puncak kariernya, Radwanska berada di peringkat 2 dunia. Di sepanjang kariernya, ia telah mengantongi 20 gelar dan tampil di Grand Slam sebanyak 49 kali. Pada musim 2012, ia menjadi runner up di Wimbledon setelah kalah dari Serena Williams.

Merefleksi perkembangan dunia tenis putri saat ini, Radwanska percaya bahwa dunia tenis saat ini lebih kompetitif daripada satu dekade lalu. Salah satu buktinya, pada musim ini, empat petenis putri yang berbeda berhasil menjurai Grand Slam.

“Dunia tenis putri telah berubah secara drastis. Intensitas dalam setiap aspeknya tidak bisa dibandingkan dengan 10 atau 12 tahun lalu. Bahkan untuk turnamen yang berskala lebih kecil, saya harus siap 100 persen. Permainan mudah di babak pertama sudah tidak ada lagi,” timpal Radwanska.