Naomi Osaka Tak Biarkan Tekanan Kuasai Dirinya Jelang Musim Baru

Rekanbola – Juara US Open musim 2018, Naomi Osaka bersikeras bahwa ia menikmati peluang untuk menghidupkan ekspektasi terhadap dirinya di Australia pada musim yang baru.

Petenis berusia 21 tahun, Osaka mengokohkan dirinya sebagai bintang bersinar di dunia tenis putri setelah melalui musim 2018 yang penuh gebrakan, termasuk mengalami lompatan dari peringkat 72 dunia menjadi peringkat 4 dunia pada Oktober lalu, sehingga menjadikannya petenis Jepang dengan peringkat tertinggi bersama Kei Nishikori dan Kimiko Date.

Kebangkitan Osaka mulai terlihat ketika ia memenangkan gelar di Indian Wells (mengalahkan Daria Kasatkina) sebelum menjadi petenis pertama dari negaranya yang memenangkan gelar Grand Slam di Open Era.

“Saya tidak pernah merasa tertekan untuk bertanding. Saya paling menikmati Grand Slam. Saya selalu merasa ada tekanan dalam level tertentu, tetapi hal itu berasal dari dalam diri saya,” ungkap Osaka.

Kemenangan Osaka yang paling diingat selama musim 2018 adalah kemenangannya atas Serena Williams di final US Open yang dramatis. Petenis peringkat 5 dunia, Osaka mengklaim kemenangan dua set langsung atas Williams yang memanaskan laga final dengan argumen sengitnya dengan wasit Carlos Ramos.

“Saya tentunya mencapai banyak hal yang saya inginkan sejak saya kanak-kanak. Saya harap, saya bisa melakukan semuanya dengan lebih baik,” tambah Osaka.

Turnamen pertama pada musim yang baru bagi Osaka adalah Brisbane International yang akan menampilkan tujuh dari petenis peringkat 10 besar.

“Bagi saya, saya benar-benar senang bisa mendatangi Australia dan saya selalu merasa bahwa saya bermain dengan baik di sana, jadi tentunya saya ingin bermain dengan baik di turnamen pertama,” imbuh Osaka.

Baca Juga:   Materazzi: Perisic, Nainggolan dan Icardi Kunci Derby